Selebihnya dialokasikan untuk berbagai kebutuhan tenaga ahli di OPD, mulai dari bidang informatika, konstruksi, perlindungan perempuan dan anak, hingga bidang teknis lainnya.
Mahdani menjelaskan, penggunaan tenaga ahli dilakukan berdasarkan kebutuhan masing-masing perangkat daerah dan sebagian besar menggunakan sistem kontrak.
“Tahun ini kan tahun awal Pak Gubernur, karena perencanaan awal lebih banyak kegiatan konsultan dan tenaga ahli. Tahun depan mungkin beda lagi,” pungkasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Editor : Imam Maulana
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya







