Beda Nasib di Pemprov Banten: PPPK Mengabdi 17 Tahun Digaji Rendah, Tenaga Ahli Serap Rp55,47 Miliar

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Kebersihan berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu, Dok (Totalbanten.com)

Petugas Kebersihan berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu, Dok (Totalbanten.com)

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Pagi belum benar-benar dimulai ketika Pareang (57) telah menggenggam sapu dan membersihkan halaman kantor Pemerintah Provinsi Banten.

Rutinitas itu telah dijalaninya hampir setiap hari selama 17 tahun, sejak 2010. Pekerjaannya baru berakhir menjelang pukul 16.00 WIB, bahkan hingga pukul 17.00 WIB setiap Jumat.

Namun, di balik pengabdian yang nyaris dua dekade itu, Pareang hanya membawa pulang penghasilan sekitar Rp1,8 juta setiap bulan sebagai PPPK paruh waktu.

Di balik pengabdian yang nyaris dua dekade, Pareang merasa dianaktirikan. Sebab Pemprov Banten mengalokasikan Rp55,47 miliar untuk belanja jasa tenaga ahli pada APBD 2026.

“Saya kaget, segitu gedenya ya anggaran untuk tenaga ahli. Tapi enggak dirasain juga sama kami,” katanya, Selasa (29/6/2026).

Menurut Pareang, selama mengabdi sejak 2010, kesejahteraan petugas kebersihan belum mengalami perubahan yang berarti. Bahkan, selisih penghasilan berdasarkan jenjang pendidikan hanya sekitar Rp100 ribu.

BACA JUGA :  Incar Kenaikan PAD di Kawasan Industri, NJOP Tanah di Kota Serang Disesuaikan Tahun Ini

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Mahasiswa UI Dorong Panglimaja Jadi Senjata Warga Tegalmaja Lawan Pengangguran

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Minggu, 6 September 2026 - 16:09

Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page