Senada, aktivis mahasiswa Pandeglang, Madsuni, menilai pemerintah daerah perlu lebih cermat menentukan skala prioritas penggunaan anggaran. Ia khawatir proyek bernilai miliaran rupiah tersebut tidak menjawab persoalan utama yang dihadapi masyarakat.
“Jalan yang baik sangat dibutuhkan masyarakat untuk mengakses pendidikan, layanan kesehatan, dan aktivitas ekonomi sehari-hari. Itu yang saat ini menjadi kebutuhan paling nyata,” ujarnya.
Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Banten pada Tahun Anggaran 2026 juga telah mengalokasikan Rp49,285 miliar untuk membangun delapan ruas jalan dan satu jembatan di Kabupaten Pandeglang melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski demikian, sejumlah kalangan menilai kebutuhan perbaikan infrastruktur jalan di Pandeglang masih jauh lebih besar dibanding anggaran yang tersedia sehingga penentuan prioritas belanja daerah menjadi perhatian publik.
Penulis : Agus Lani
Editor : Engkos Kosasih