Relawan SPPG Panyirapan 3 Mengaku Dipecat Tanpa Alasan yang Jelas

Senin, 13 Juli 2026 - 22:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung SPPG Panyirapan 3 Desa Panyirapan, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Dok (Dir/Totalbanten.com)

Gedung SPPG Panyirapan 3 Desa Panyirapan, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Dok (Dir/Totalbanten.com)

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Seorang perempuan bernama Siti Nurismayanti, yang bekerja sebagai relawan di SPPG Panyirapan 3, Desa Panyirapan, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, mengaku mendapat perlakuan yang tidak adil setelah diberhentikan tanpa alasan yang jelas.

Siti mengatakan dirinya tidak menerima surat pemberhentian dari pihak yayasan maupun penjelasan resmi terkait penghentian kerja tersebut.

Ia menyebut keputusan itu disampaikan melalui admin yang mendapat mandat dari Ketua SPPG.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Entah dari pekerjaan saya kurang baik atau bagaimana, saya juga tidak tahu. Pokoknya tidak jelas saja,” ujar Siti saat ditemui di lokasi, Senin malam (13/7/2026).

BACA JUGA :  Lampiran Pergub Penjabaran APBD Banten Tak Tersedia di JDIH, Pemprov Sebut Kesalahan Teknis

Siti menjelaskan, pemberitahuan agar dirinya tidak lagi bekerja disampaikan melalui pesan singkat setelah masa libur sekolah berakhir dan SPPG akan kembali beroperasi.

“Bukan beliau yang langsung menghubungi saya, tetapi melalui admin. Isinya hanya bilang saya ditahan dulu, jangan masuk kerja. Nanti kalau ada yang izin atau sakit baru saya dipanggil untuk menggantikan. Jadi statusnya tidak jelas,” katanya.

Ia mengungkapkan baru sekitar dua pekan bekerja sebagai relawan di SPPG Panyirapan 3. Menurutnya, dirinya direkrut untuk menggantikan relawan sebelumnya yang telah keluar.

BACA JUGA :  Insentif Pemungut Pajak Rp34 Miliar; Bapenda Kab Serang Baru Susun Aturan Teknis

“Karena ada yang keluar, jadi saya masuk menggantikannya,” ucapnya.

Siti berharap dapat kembali bekerja karena menjadi tulang punggung keluarganya.

“Harapan saya cuma bisa masuk kerja lagi, karena saya tulang punggung keluarga,” pungkasnya.

Di lokasi yang sama, Salah Satu Asisten Lapangan (Aslap) berisisial A, juga menyampaikan kekecewaannya atas keputusan Kepala SPPG Panyirapan 3.

“Pemecatan secara sewenang-wenang itu saya sebenarnya tidak tahu alasannya. Tahu-tahu sudah terjadi pemecatan terhadap relawan dari warga sini,” ujar Salah satu Aslap

Menurutnya, relawan yang diberhentikan merupakan warga setempat, sementara posisi tersebut justru diisi oleh orang dari luar Banten.

BACA JUGA :  Sambut Rakercab, PD Kabupaten Serang Kuatkan Konsolidasi Internal Sebelum Puasa

“Tahu-tahu relawan di sini dikeluarkan, lalu digantikan orang dari kampungnya. Saya juga tidak tahu bagaimana prosesnya,” katanya.

Ia mengaku tidak pernah diajak berkoordinasi terkait pemberhentian Siti.

“Terus terang saya kurang ada koordinasi. Cara bicaranya juga kadang arogan. Pernah bilang besok Aslap jangan kerja. Saya sampai emosi karena beliau seolah-olah seenaknya mengatakan saya dipecat. Mentang-mentang kami ini relawan,” ungkapnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala SPPG Panyirapan 3 belum memberikan keterangan resmi terkait pemecatan tersebut kepada Totalbanten.com.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM
Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang
Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati
RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien
Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi
Jalan Desa Jadi Prioritas, Pemkab Serang Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang Molor Dua Jam, Fraksi PDI-P Enggan Bacakan Pandangan Umum
Kecewa Audiensi Ditunda, Aktivis KNPI Sisir Ruangan Pimpinan DPRD Pandeglang

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:08

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:30

Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:18

Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:00

Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:08

Jalan Desa Jadi Prioritas, Pemkab Serang Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page