Ia mengungkapkan hampir seluruh cabang yang diikuti Kabupaten Serang berhasil menembus babak final pada MTQ Provinsi Banten. Namun demikian, bidang kaligrafi masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu mendapat perhatian khusus.
“Kelemahan kami masih berada di bidang kaligrafi. Karena itu kami akan memperkuat pembinaan, termasuk menyiapkan pendidikan dan pelatihan khusus bagi putra-putri daerah yang memiliki potensi di bidang tersebut,” ujarnya.
Budi optimistis penguatan cabang kaligrafi dapat menjadi modal penting bagi Kabupaten Serang untuk meningkatkan prestasi pada MTQ tingkat Provinsi Banten mendatang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Target kami adalah terus berprogres. Jika pembinaan berjalan baik, bukan tidak mungkin Kabupaten Serang dapat bersaing untuk meraih juara umum MTQ Provinsi Banten pada masa mendatang,” katanya.
MTQ ke-55 tingkat Kabupaten Serang tahun ini juga mencatat jumlah peserta terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraan. Sebanyak 1.200 peserta mengikuti berbagai cabang perlombaan, didukung oleh sekitar 140 dewan hakim.
“Ini menjadi sejarah baru. Jumlah peserta mencapai 1.200 orang dan dewan hakim sekitar 140 orang. Ini menunjukkan keseriusan kami dalam membangun pembinaan Al-Quran di Kabupaten Serang,” tutur Budi.
Melalui MTQ ke-55 ini, LPTQ Kabupaten Serang berharap lahir generasi Qurani yang mampu bersaing di tingkat Provinsi Banten maupun nasional, sekaligus memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.
Editor : Engkos Kosasih