Ia memastikan LPTQ Kabupaten Serang akan terus melakukan evaluasi dan pembinaan terhadap cabang-cabang yang masih dinilai lemah, termasuk dengan melibatkan para ahli dan pelatih berpengalaman.
Selain mengejar prestasi, Najib menegaskan pesan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah agar pelaksanaan MTQ mampu melahirkan generasi Qurani yang mendapatkan pembinaan jangka panjang.
“MTQ tidak hanya berhenti pada lahirnya para juara. Yang lebih penting adalah munculnya bibit-bibit baru dari setiap kecamatan yang terus dibina secara berkelanjutan,” katanya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia berharap semangat Al-Quran yang tumbuh melalui MTQ dapat menjadi motivasi bagi masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
“Semangat Al-Quran harus menjadi spirit perubahan untuk bersama-sama mewujudkan Kabupaten Serang yang bahagia,” ujar Najib.
Sementara itu, Ketua Harian LPTQ Kabupaten Serang Budi Haryadi menyebut pelaksanaan MTQ ke-55 di Kecamatan Mancak menjadi catatan sejarah baru. Selama lebih dari lima dekade penyelenggaraan MTQ tingkat Kabupaten Serang, Kecamatan Mancak belum pernah menjadi tuan rumah.
“Ke depan, penyelenggaraan MTQ akan terus digilir ke seluruh kecamatan, terutama wilayah yang selama ini belum pernah menjadi tuan rumah,” katanya.
Budi menjelaskan, percepatan pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten setelah MTQ Provinsi Banten dilakukan untuk menjaga kesinambungan pembinaan peserta. Menurut dia, strategi pembinaan berbasis zonasi yang diterapkan selama ini telah menunjukkan hasil positif.
Editor : Engkos Kosasih
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya