“Walaupun saya tidak mendapatkan dukungan di sini, kewajiban saya sebagai anggota DPRD adalah mendengarkan dan menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah daerah,” kata Dadi di hadapan warga.
Namun, saat meninjau kondisi infrastruktur di Kampung Kadupandak, Dadi mengaku heran. Menurutnya, kampung yang lokasinya tidak jauh dari pusat Kota Pandeglang itu seharusnya mendapat perhatian lebih karena memiliki jumlah pemilih yang cukup besar.
“Saya datang ke sini kaget. Jalan masih rusak dan pembangunannya terkesan sepotong-sepotong. Ke mana dewan yang dipilih masyarakat di sini?” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pernyataan tersebut sontak menjadi sorotan warga yang hadir. Dadi menilai kondisi itu tidak sebanding dengan potensi politik yang dimiliki wilayah tersebut.
“Padahal jumlah pemilihnya lebih dari 3.000 orang. Seharusnya aspirasi masyarakat bisa lebih diperjuangkan,” katanya.
Editor : Engkos Kosasih
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya