TOTALBANTEN.COM, SERANG – Harapan warga yang selama puluhan tahun menanti perbaikan Jembatan Mekarsari di Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, akhirnya mulai menemukan titik terang. Jembatan yang oleh masyarakat setempat dijuluki “Jembatan Piano” karena suara berisik yang muncul setiap kali dilintasi kendaraan itu kini masuk dalam program pembangunan Pemerintah Provinsi Banten.
Julukan “Jembatan Piano” bukan tanpa alasan. Kondisi konstruksi yang sudah menua membuat lantai jembatan bergetar dan menimbulkan bunyi berirama setiap kali dilewati kendaraan.
Selama bertahun-tahun, kondisi tersebut tidak hanya menimbulkan keresahan, tetapi juga disebut kerap memicu kecelakaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Serang, Ahmad Muhibbin, mengatakan peninjauan yang dilakukan Gubernur Banten Andra Soni menjadi momentum penting bagi masyarakat yang telah menunggu perbaikan jembatan selama sekitar 25 tahun.
“Kalau istilah masyarakat sini namanya Jembatan Piano. Kenapa disebut begitu? Karena ketika dilewati motor atau mobil, jembatan bergerak dan menimbulkan suara berirama. Bukan irama lagu, tetapi suara yang membuat masyarakat khawatir,” kata Muhibbin saat mendampingi kunjungan Gubernur Banten ke lokasi, Senin (21/7/2026).
Editor : Engkos Kosasih
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya