Kondisi ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah di tengah tingginya kebutuhan lapangan kerja masyarakat Kabupaten Serang.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkab Serang tidak hanya mengandalkan program dari pemerintah pusat.
Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Disnakertrans juga menggelar berbagai pelatihan keterampilan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Diana menjelaskan, pada tahun 2026 Pemkab Serang mengalokasikan pelatihan bagi sekitar 300 peserta melalui APBD. Beberapa program yang telah berjalan di antaranya pelatihan satuan pengamanan (security), pengelasan (welder), hingga barista.
“Kuota APBD tahun ini sekitar 300 orang. Yang sedang berjalan saat ini 110 peserta pelatihan security dan 32 orang pelatihan welder. Sebelumnya juga ada 16 peserta pelatihan barista. Selain itu, kami bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk PPI sebanyak 150 orang dan BBPVP yang menjangkau sekitar 627 peserta,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas menyoroti fenomena tenaga kerja asal Kabupaten Serang yang justru memilih bekerja di luar daerah, khususnya di kawasan Tangerang.
Penulis : Wawan Kurniawan
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya








