Novi mengatakan, anaknya memperoleh bobot nilai 6 dan sempat berada di peringkat 13. Namun saat pengumuman akhir, nama anaknya tidak lagi muncul dalam sistem dan dinyatakan tidak lolos seleksi.
“Awalnya anak saya mendaftar melalui jalur prestasi non-akademik sesuai ketentuan. Setelah proses verifikasi, statusnya sempat muncul diterima sementara. Tetapi kemudian namanya hilang dari sistem dan dinyatakan tidak lolos,” kata Novi.
Ia mempertanyakan perubahan status tersebut karena menurutnya terdapat peserta lain dengan bobot nilai lebih rendah yang justru dinyatakan diterima.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Novi juga mengaku telah berkomunikasi dengan helpdesk SPMB Provinsi Banten dan memperoleh informasi bahwa data anaknya memang sempat tercatat dalam sistem dengan status diterima sementara.
Editor : Engkos Kosasih







