SPMB Banten 2026 Diuji di Hari Pertama, Masih Ada Kesenjangan Pemahaman Orang Tua

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Banten, Andra Soni saat meninjau SPMB Banten 2026 di Kota Cilegon. (Dok)

Gubernur Banten, Andra Soni saat meninjau SPMB Banten 2026 di Kota Cilegon. (Dok)

TOTALBANTEN.COM, CILEGON –
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Banten 2026 mulai menunjukkan tantangan di hari pertama pendaftaran jalur domisili lingkungan.

Kesenjangan pemahaman teknis pendaftaran antara panitia sekolah dan orang tua calon siswa masih menjadi catatan utama.

Gubernur Banten, Andra Soni yang meninjau langsung pelaksanaan SPMB di wilayah Kota Cilegon, pada Kamis (11/6/2026) menemukan bahwa persoalan utama bukan pada sistem, melainkan pada pemahaman teknis masyarakat terhadap mekanisme pendaftaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Andra Soni menyebut, meskipun sosialisasi dan pra-SPMB sudah dilakukan, masih banyak orang tua yang belum memahami alur pendaftaran secara menyeluruh.

BACA JUGA :  Jadwal SPMB Banten 2026, Gubernur Andra; Tidak Boleh Ada Titip-menitip

Hal ini membuat panitia sekolah harus bekerja ekstra dalam memberikan penjelasan dan pendampingan di lapangan.

“Setelah pra-SPMB, ada waktu untuk melengkapi dokumen. Tapi memang masih ada yang belum memahami secara utuh,” katanya.

Di SMAN 1 Cilegon, jalur domisili lingkungan hanya menyediakan 84 kursi atau sekitar 20 persen dari total daya tampung. Namun jumlah pendaftar sudah mencapai 147 calon siswa di hari pertama.

BACA JUGA :  Jadwal SPMB Banten 2026, Gubernur Andra; Tidak Boleh Ada Titip-menitip

Kondisi ini menunjukkan tingginya tekanan pada sekolah negeri favorit, terutama di wilayah perkotaan.

Kepala sekolah SMAN 1 Cilegon, Agus Pancasusila, mengatakan kendala teknis pendaftaran sudah mulai ditangani sejak awal proses.

Di tengah tingginya minat, pihak sekolah menegaskan komitmen menjaga transparansi seleksi. Agus menegaskan tidak ada praktik titip-menitip dalam proses SPMB.

“Tidak ada titip-menitip. Itu sudah kami jalankan sejak tahun sebelumnya,” tegasnya.

Pernyataan ini sejalan dengan arahan pemerintah provinsi untuk menjaga integritas penerimaan siswa baru.

BACA JUGA :  Jadwal SPMB Banten 2026, Gubernur Andra; Tidak Boleh Ada Titip-menitip

Secara keseluruhan, SMAN 1 Cilegon memiliki daya tampung 442 siswa dengan 12 rombongan belajar (rombel).

Namun daya tampung sekolah negeri di Banten secara umum masih terbatas dibanding jumlah pendaftar.

Sebagai antisipasi, Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan skema kerja sama dengan 801 sekolah swasta SMA, SMK, dan SKh untuk menampung siswa yang tidak lolos seleksi negeri secara gratis.

Enam Jalur SPMB Banten 2026

Penerimaan murid baru tahun 2026 di Banten dibagi dalam enam jalur utama:

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Transformasi Pendidikan Tanah Jawara: Empat Sekolah di Banten Terpilih Menjadi SMA Unggul Garuda
80 PKBM di Kabupaten Serang Terima Hibah Rp15 Miliar dari APBD 2026

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:49

Transformasi Pendidikan Tanah Jawara: Empat Sekolah di Banten Terpilih Menjadi SMA Unggul Garuda

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:26

80 PKBM di Kabupaten Serang Terima Hibah Rp15 Miliar dari APBD 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:00

SPMB Banten 2026 Diuji di Hari Pertama, Masih Ada Kesenjangan Pemahaman Orang Tua

Berita Terbaru