“Korban sebelumnya berpamitan kepada rekan-rekannya untuk berenang dan memeriksa rumpon ikan di bawah dermaga Pulau Peucang,” ujar Erwin kepada Total Banten.
Sekitar 15 menit kemudian, dua rekan korban, yakni Yazid dan Kacong, mendatangi dermaga untuk melakukan pekerjaan perbaikan fasilitas dermaga. Namun, setibanya di lokasi, keduanya tidak menemukan keberadaan Yoga.
Merasa ada yang tidak biasa, Yazid berinisiatif mencari korban hingga ke bagian bawah kolong dermaga. Dalam pencarian itu, ia hanya menemukan sebuah kacamata selam yang diketahui milik korban.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Temuan kacamata selam tersebut menimbulkan kecurigaan karena korban tidak berada di sekitar lokasi,” katanya.
Editor : Engkos Kosasih
Sumber Berita : totalbanten.com
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya








