Mayoritas Warga Banten Andalkan BPJS PBI untuk Berobat, Ketimpangan Kepesertaan Terlihat Antarwilayah

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi BPJS Kesehatan. (dok)

Ilustrasi BPJS Kesehatan. (dok)

Rendahnya angka ini menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat masih mengandalkan skema jaminan kesehatan pemerintah dibandingkan perlindungan kesehatan komersial.

Peran Perusahaan dalam Perlindungan Kesehatan Pekerja

Data juga menunjukkan adanya kontribusi perusahaan atau kantor dalam penyediaan jaminan kesehatan bagi pekerja. Kota Cilegon menjadi daerah dengan persentase tertinggi, yakni 8,11 persen, diikuti Kota Tangerang Selatan 6,49 persen, Kabupaten Tangerang 6,14 persen, dan Kabupaten Serang 4,19 persen.

Sementara itu, Kota Serang mencatat angka terendah dengan hanya 0,10 persen penduduk yang memperoleh jaminan kesehatan melalui perusahaan atau tempat bekerja.

Pengamat kebijakan kesehatan menilai tingginya dominasi peserta BPJS PBI menunjukkan program bantuan pemerintah masih menjadi instrumen utama dalam menjaga akses layanan kesehatan masyarakat. Namun, kondisi tersebut juga dapat menjadi indikator bahwa sebagian besar warga masih berada dalam kelompok yang membutuhkan dukungan negara untuk membayar iuran kesehatan.

BACA JUGA :  Kekosongan Jabatan Kepala OPD di Pemprov Banten Dipastikan Tuntas Sebelum Bulan Ramadan 2026

Di sisi lain, perbedaan capaian antarwilayah memperlihatkan adanya tantangan dalam pemerataan perlindungan kesehatan. Daerah dengan tingkat kepesertaan rendah berpotensi menghadapi risiko lebih besar terhadap akses layanan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan dan berpenghasilan rendah.

Data Singkat Kepemilikan Jaminan Kesehatan di Banten

  • BPJS Kesehatan PBI: 73,85 persen
  • Jamkesda: 2,70 persen
  • Asuransi swasta: 1,00 persen
  • Jaminan kesehatan perusahaan/kantor: 4,30 persen
  • Kepesertaan BPJS PBI tertinggi: Kota Tangerang (90,30 persen)
  • Kepemilikan Jamkesda tertinggi: Kota Cilegon (55,51 persen)
  • Kepemilikan asuransi swasta tertinggi: Kota Tangerang Selatan (3,70 persen)
  • Jaminan kesehatan perusahaan tertinggi: Kota Cilegon (8,11 persen)
BACA JUGA :  Gubernur Andra Soni: Kebudayaan Bukan Sekadar Kenangan, Tapi Energi Baru Ekonomi Masa Depan!

Catatan redaksi: Data menggambarkan persentase penduduk yang memiliki jaminan kesehatan menurut jenis kepesertaan. Seseorang dapat tercatat memiliki lebih dari satu jenis perlindungan kesehatan sehingga persentase antar-kategori tidak dapat dijumlahkan secara langsung.

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : BPS Banten

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Mahasiswa UI Dorong Panglimaja Jadi Senjata Warga Tegalmaja Lawan Pengangguran

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Minggu, 6 September 2026 - 16:09

Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page