“Dimakan sih dimakan, cuma tidak semua siswa karena sekolah saat ini dalam keadaan bebas. Kami sudah mengimbau lewat grup, tapi tetap saja banyak yang tidak hadir,” katanya, Kamis (11/6/2026).
Dari total 262 siswa, ditambah 13 guru dan 1 penjaga sekolah yang menjadi penerima manfaat MBG. Namun yang terdistribusi karena ratusan siswa tidak masuk. Sisa porsi yang sudah diproduksi pun akhirnya tidak terpakai.
Menurut Armadi, pihak sekolah telah mencoba menghubungi siswa yang tidak hadir agar tetap mengambil jatah makanan. Namun, tidak seluruhnya merespons imbauan tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami sudah konfirmasi kepada yang tidak hadir untuk mengambil MBG, tapi tidak ada yang datang,” katanya.
Editor : Andre S Negara
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya







