SPMB Banten 2026 Diuji di Hari Pertama, Masih Ada Kesenjangan Pemahaman Orang Tua

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:00

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Gubernur Banten, Andra Soni saat meninjau SPMB Banten 2026 di Kota Cilegon. (Dok)

TOTALBANTEN.COM, CILEGON –
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Banten 2026 mulai menunjukkan tantangan di hari pertama pendaftaran jalur domisili lingkungan.

Kesenjangan pemahaman teknis pendaftaran antara panitia sekolah dan orang tua calon siswa masih menjadi catatan utama.

Gubernur Banten, Andra Soni yang meninjau langsung pelaksanaan SPMB di wilayah Kota Cilegon, pada Kamis (11/6/2026) menemukan bahwa persoalan utama bukan pada sistem, melainkan pada pemahaman teknis masyarakat terhadap mekanisme pendaftaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Andra Soni menyebut, meskipun sosialisasi dan pra-SPMB sudah dilakukan, masih banyak orang tua yang belum memahami alur pendaftaran secara menyeluruh.

Hal ini membuat panitia sekolah harus bekerja ekstra dalam memberikan penjelasan dan pendampingan di lapangan.

“Setelah pra-SPMB, ada waktu untuk melengkapi dokumen. Tapi memang masih ada yang belum memahami secara utuh,” katanya.

Di SMAN 1 Cilegon, jalur domisili lingkungan hanya menyediakan 84 kursi atau sekitar 20 persen dari total daya tampung. Namun jumlah pendaftar sudah mencapai 147 calon siswa di hari pertama.

Kondisi ini menunjukkan tingginya tekanan pada sekolah negeri favorit, terutama di wilayah perkotaan.

Kepala sekolah SMAN 1 Cilegon, Agus Pancasusila, mengatakan kendala teknis pendaftaran sudah mulai ditangani sejak awal proses.

Di tengah tingginya minat, pihak sekolah menegaskan komitmen menjaga transparansi seleksi. Agus menegaskan tidak ada praktik titip-menitip dalam proses SPMB.

“Tidak ada titip-menitip. Itu sudah kami jalankan sejak tahun sebelumnya,” tegasnya.

Pernyataan ini sejalan dengan arahan pemerintah provinsi untuk menjaga integritas penerimaan siswa baru.

Secara keseluruhan, SMAN 1 Cilegon memiliki daya tampung 442 siswa dengan 12 rombongan belajar (rombel).

Namun daya tampung sekolah negeri di Banten secara umum masih terbatas dibanding jumlah pendaftar.

Sebagai antisipasi, Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan skema kerja sama dengan 801 sekolah swasta SMA, SMK, dan SKh untuk menampung siswa yang tidak lolos seleksi negeri secara gratis.

Enam Jalur SPMB Banten 2026

Penerimaan murid baru tahun 2026 di Banten dibagi dalam enam jalur utama:

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Forum Mahasiswa di Lebak dapat Hibah Rp1,7 Miliar, Sekretariat Fiktif?
Dindikbud Kabupaten Serang Tak Pakai DTSEN dalam SPMB 2026, Salah Kaprah?
Misteri Hilangnya Nama Siswa di SPMB SMAN 2 Kota Serang Mulai Terurai, Muncul Fakta Baru soal Perubahan Dokumen Prestasi
DPRD Banten Desak Investigasi Tuntas SPMB SMAN 2 Kota Serang, Nama Siswa Hilang Dinilai Tak Wajar
Data Calon Siswa SPMB Hilang, Wagub Banten “Murka” Ancam Pecat Kepala Sekolah
Misteri Hilangnya Nama Calon Siswa di SPMB Belum Terjawab, Dindikbud Banten Lempar Kewenangan ke Sekolah
Nama Siswa Mendadak Lenyap dari SPMB Banten 2026 Setelah Dinyatakan Lolos!
Total Banten Himpun Suara Publik Melalui Survei SPMB Banten 2026, Masyarakat Diajak Berpartisipasi

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:04

Dindikbud Kabupaten Serang Tak Pakai DTSEN dalam SPMB 2026, Salah Kaprah?

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:28

Misteri Hilangnya Nama Siswa di SPMB SMAN 2 Kota Serang Mulai Terurai, Muncul Fakta Baru soal Perubahan Dokumen Prestasi

Selasa, 7 Juli 2026 - 04:33

DPRD Banten Desak Investigasi Tuntas SPMB SMAN 2 Kota Serang, Nama Siswa Hilang Dinilai Tak Wajar

Senin, 6 Juli 2026 - 21:49

Data Calon Siswa SPMB Hilang, Wagub Banten “Murka” Ancam Pecat Kepala Sekolah

Senin, 6 Juli 2026 - 21:14

Misteri Hilangnya Nama Calon Siswa di SPMB Belum Terjawab, Dindikbud Banten Lempar Kewenangan ke Sekolah

Berita Terbaru

Exit mobile version