Debitur Karyawan Kena PHK Jadi Penyumbang Terbesar Kredit Macet di BPR Serang

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kabupaten Serang, Faisal Rahmansyah dok; (Ipung)

Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kabupaten Serang, Faisal Rahmansyah dok; (Ipung)

Lebih lanjut, ia mengatakan kredit macet merupakan sebuah resiko bisnis yang selalu ditemui lembaga perbankan

“Ini sebuah resiko bisnis yang memang itu berdampak akibat, ada sebabnya apa? mungkin debitur-debitur itu adalah memang faktanya adalah sebagian besar debiturnya adalah swasta-swasta yang mengundang anak-anak KK. Sehingga yang dia tidak tidak mencarterkan untuk macet ya, sehingga terjadi,” ungkap Faisal

BACA JUGA :  Festival Anyer–Panarukan, Kabupaten Serang Hidupkan Kembali Jejak Sejarah yang Menyatukan Pulau Jawa

Dalam kondisi ini, ia menegaskan telah melakukan pengauditan tegas dengan penagihan dan MOU serta bekerja sama dengan pihak pengacara dan inspektorat agar kredit macet bisa tertangani

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penagihan sama MOU dengan pengacara dan inspektorat. Untuk melakukan penagihan ke pada debitur itu,” tuturnya.

Oleh karena itu, ia menyatakan kenaikan kredit macet sama sekali tidak ada tindakan korupsi dari internal

BACA JUGA :  Akademisi UNMA Banten: RDP DPRD Serang Sah dan Perlu, OPD Harus Siap Dikritisi

“Sejauh ini sih BPR sudah melakukan analisis yang cukup memadai ya. Karena kan resiko-resiko itu sudah dianalisis sebelumnya dengan ada jaminan-jaminan dan ada SK, Jaminan sertifikat kalau memang ada dia enggak punya ini, ” jelasnya.

Ditengah kredit macet menjadi perbincangan publik ia menegaskan, tidak ada sedikitpun konflik kepentingan

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyeksi APBD Pandeglang Tahun 2027 Melenceng dari RPJMD Era Dewi-Iing
Diskoumperindag Kabupaten Serang Paksa 154 Orang Pelaku UMKM dan Pengrajin Eceng Gondok Melek Digital
Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM
Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang
Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati
RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien
Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi
Pemkab Serang Perkuat UMKM Lewat Empat Strategi, Bupati Minta Pendampingan hingga Naik Kelas
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:19

Proyeksi APBD Pandeglang Tahun 2027 Melenceng dari RPJMD Era Dewi-Iing

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:04

Diskoumperindag Kabupaten Serang Paksa 154 Orang Pelaku UMKM dan Pengrajin Eceng Gondok Melek Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:08

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:30

Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:59

RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page