Debitur Karyawan Kena PHK Jadi Penyumbang Terbesar Kredit Macet di BPR Serang

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kabupaten Serang, Faisal Rahmansyah dok; (Ipung)

Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kabupaten Serang, Faisal Rahmansyah dok; (Ipung)

Lebih lanjut, ia mengatakan kredit macet merupakan sebuah resiko bisnis yang selalu ditemui lembaga perbankan

“Ini sebuah resiko bisnis yang memang itu berdampak akibat, ada sebabnya apa? mungkin debitur-debitur itu adalah memang faktanya adalah sebagian besar debiturnya adalah swasta-swasta yang mengundang anak-anak KK. Sehingga yang dia tidak tidak mencarterkan untuk macet ya, sehingga terjadi,” ungkap Faisal

BACA JUGA :  2.854 Ruang Kelas di Kabupaten Serang Rusak, Terbentur Pemangkasan Anggaran

Dalam kondisi ini, ia menegaskan telah melakukan pengauditan tegas dengan penagihan dan MOU serta bekerja sama dengan pihak pengacara dan inspektorat agar kredit macet bisa tertangani

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penagihan sama MOU dengan pengacara dan inspektorat. Untuk melakukan penagihan ke pada debitur itu,” tuturnya.

Oleh karena itu, ia menyatakan kenaikan kredit macet sama sekali tidak ada tindakan korupsi dari internal

BACA JUGA :  Tambahan Anggaran Rp73 Miliar di DPUPR Kabupaten Serang Dialhikan

“Sejauh ini sih BPR sudah melakukan analisis yang cukup memadai ya. Karena kan resiko-resiko itu sudah dianalisis sebelumnya dengan ada jaminan-jaminan dan ada SK, Jaminan sertifikat kalau memang ada dia enggak punya ini, ” jelasnya.

Ditengah kredit macet menjadi perbincangan publik ia menegaskan, tidak ada sedikitpun konflik kepentingan

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APBD Lebak Masih Bergantung ke Pusat, Duit Rakyat Habis “Dikuras” Pegawai dan DPRD?
Rata-rata Lama Sekolah di Banten Meningkat, Akses Pendidikan Swasta Diperluas
Lebih dari Sekadar Pion: Filosofi Catur dan Visi Jangka Panjang Atlet Muda Banten
Ketua DPRD Kota Tangerang Janji Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas Rp51 Miliar
Bidik Pasar Indonesia, AceKid Kenalkan Standar Baru Susu Formula Pertumbuhan
Kejar Target Ekonomi 8 Persen, Wamenkop Ingin Koperasi Desa Merah Putih di Banten Jadi Tulang Punggung
Ratusan Porsi MBG di Pandeglang Tak Terserap, Berakhir Jadi Pakan Ternak
DPRD Desak BPR Serang Cari Terobosan Baru, Kredit Bermasalah Tembus Rp30 Miliar
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:16

APBD Lebak Masih Bergantung ke Pusat, Duit Rakyat Habis “Dikuras” Pegawai dan DPRD?

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:57

Rata-rata Lama Sekolah di Banten Meningkat, Akses Pendidikan Swasta Diperluas

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:31

Lebih dari Sekadar Pion: Filosofi Catur dan Visi Jangka Panjang Atlet Muda Banten

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:50

Ketua DPRD Kota Tangerang Janji Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas Rp51 Miliar

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:09

Bidik Pasar Indonesia, AceKid Kenalkan Standar Baru Susu Formula Pertumbuhan

Berita Terbaru