Lulu mengatakan, total sampah yang berhasil dievakuasi mencapai sekitar 15 ton.
“Sampah diangkut menggunakan lima dump truck. Setiap kendaraan membawa sekitar tiga ton sampah menuju TPA Cilowong,” katanya.
Meski demikian, proses pembersihan belum sepenuhnya selesai. Masih terdapat satu titik penumpukan sampah di Kampung Pamindangan, Kelurahan Unyur, yang menjadi tantangan bagi tim karena berada di lokasi dengan akses terbatas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Volume sampah yang masih menumpuk cukup besar. Panjangnya sekitar 50 meter, lebarnya tujuh meter, dan ketebalannya mencapai 70 sentimeter,” ujar Lulu.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten, Arlan Marzan, mengatakan kegiatan pembersihan sungai dilakukan tidak hanya untuk mengatasi penyumbatan aliran air, tetapi juga sebagai upaya membangun kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai.
“Persoalan sampah di sungai tidak bisa diselesaikan hanya dengan pembersihan. Perlu kesadaran bersama agar sungai tidak lagi menjadi tempat pembuangan sampah,” katanya.
Arlan menegaskan, pemerintah akan terus berkolaborasi dengan komunitas dan masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai guna mengurangi risiko banjir dan menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Banten.
Editor : Imam Maulana








