NTP Banten Mei 2026 Naik Menjadi 110,57: Sektor Padi Menguat, Sektor Peternakan Lesu

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:52

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Perkembangan Nilai Tukar Petani Provinsi Banten Mei 2026, dok; (Bpsbanten)

TOTALBANTEN. COM, SERANG— Kesejahteraan petani di Provinsi Banten secara umum menunjukkan tren positif pada pertengahan kuartal kedua tahun ini. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) Banten pada Mei 2026 berada di angka 110,57, atau mengalami kenaikan sebesar 0,58 persen dibandingkan bulan April 2026.

Kenaikan ini mengindikasikan bahwa secara agregat, harga komoditas yang dihasilkan oleh petani mengalami pertumbuhan yang lebih baik ketimbang biaya yang harus mereka keluarkan untuk konsumsi rumah tangga maupun modal produksi.

Sejalan dengan kenaikan NTP, Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) Provinsi Banten pada Mei 2026 juga terkerek naik sebesar 0,55 persen menjadi 117,06. Indikator NTUP yang mengabaikan faktor konsumsi rumah tangga ini menunjukkan bahwa kelayakan usaha tani di Tanah Jawara masih berada dalam koridor yang cukup kompetitif.

Sektor Padi Menjadi Motor Penggerak Utama

Kenaikan Nilai Tukar Petani Banten Mei 2026 utamanya disokong oleh performa impresif subsektor tanaman pangan (NTP-P). Subsektor ini mencatatkan kenaikan tertinggi, yakni melonjak 1,17 persen dari 114,87 menjadi 116,21.

Kenaikan NTP-P dipicu oleh menguatnya Indeks Harga yang Diterima Petani (It) sebesar 1,25 persen, yang didorong oleh kenaikan harga kelompok komoditas padi sebesar 1,32 persen. Sebaliknya, kelompok palawija justru melemah 0,44 persen akibat anjloknya harga ketela pohon hingga 1,74 persen.

Selain tanaman pangan, subsektor hortikultura (NTP-H) juga merangkak naik tipis 0,21 persen menjadi 97,10. Lonjakan harga komoditas seperti sawi hijau (9,92 persen), ketimun (5,92 persen), bayam (3,52 persen), serta kencur (2,21 persen) menjadi penahan laju inflasi pengeluaran petani hortikultura.

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Sampah Menjadi Bahan Bakar, Wamenko Pangan Tinjau RDF Berkapasitas Ribuan Ton di Indah Kiat Serang
Indonesia Butuh 456.000 Talenta Digital per Tahun, Pelatihan Vokasi Diperkuat
Urgensi Logo Baru Bank Banten di Tengah Potensi Belanja Baru
Wirasinga Juara Lomba Desa Kabupaten Pandeglang, Inovasi Opak Antar ke Tingkat Provinsi
10 Tahun Bank Banten; Pembayaran Pajak Digital Masih Numpang Bank BJB, Arus RKUD Bocor?
Tiga OPD di Kabupaten Serang Kuasai Separuh Anggaran Sewa Hotel Rp8,31 Miliar
Sewa Hotel Rp8,31 Miliar Kerap di Luar Daerah, Kabag Perekonomian Sentil OPD Kabupaten Serang
Pengamat Soroti Ketimpangan Ekonomi Banten, Meksi Tumbuh 5,64 Persen
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 13:41

Dari Sampah Menjadi Bahan Bakar, Wamenko Pangan Tinjau RDF Berkapasitas Ribuan Ton di Indah Kiat Serang

Selasa, 1 September 2026 - 15:34

Indonesia Butuh 456.000 Talenta Digital per Tahun, Pelatihan Vokasi Diperkuat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:00

Urgensi Logo Baru Bank Banten di Tengah Potensi Belanja Baru

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:39

Wirasinga Juara Lomba Desa Kabupaten Pandeglang, Inovasi Opak Antar ke Tingkat Provinsi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:40

10 Tahun Bank Banten; Pembayaran Pajak Digital Masih Numpang Bank BJB, Arus RKUD Bocor?

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

Exit mobile version