DEMA UIN Kritik Evaluasi Sekda Tangsel, Sebut Pemda Cederai Good Governance

Senin, 1 Juni 2026 - 09:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DEMA UIN Jakarta, Achmad Hafizh saat memberikan keterangan pers. (Dok)

Ketua DEMA UIN Jakarta, Achmad Hafizh saat memberikan keterangan pers. (Dok)

“Jika informasi yang disampaikan kontradiktif, maka kepercayaan publik terhadap kebijakan pemerintah akan ikut terdampak,” ujarnya.

Sebagai organisasi mahasiswa di wilayah Tangerang Selatan, DEMA UIN Jakarta mengaku memiliki tanggung jawab moral untuk mengawasi jalannya pemerintahan daerah. Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sendiri berada di kawasan Ciputat, Kota Tangerang Selatan.

“Sebagai bagian dari masyarakat Tangsel, kami memiliki hak untuk menyampaikan kritik ketika ada hal yang perlu diluruskan,” kata Hafizh.

DEMA UIN Jakarta juga mendesak Pemerintah Kota Tangerang Selatan memberikan penjelasan terbuka kepada publik terkait proses evaluasi Sekda tersebut. Selain itu, mereka meminta dilakukan evaluasi terhadap mekanisme yang digunakan dalam proses evaluasi jabatan tersebut.

Jika tidak ada respons, DEMA menyatakan tidak menutup kemungkinan akan menggelar aksi penyampaian aspirasi.

BACA JUGA :  Kebakaran Hebat di Asrama Polsek Serpong, 20 Rumah Hangus Diduga dari Korsleting

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Forum Anak Sampaikan Lima Tuntutan, Pemprov Banten Janji Wujudkan Aspirasi Forum Anak.
Abuya Muhtadi Pimpin Deklarasi Tolak LGBT di Pandeglang, Desak Pemkab Terbitkan Aturan Khusus
Soroti Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar di Banten, Pengamat; Jangan Jadi Ruang Akomodasi Kepentingan Politik
TPT Kabupaten Serang Tetap Tinggi Meski Turun 0,2 Persen
Gubernur Banten Alokasikan Rp10,8 Miliar untuk Bangun Jembatan di Serang, Ditargetkan Rampung November 2026
Disnakertrans Kabupaten Serang Akui Penyerapan Tenaga Kerja Rendah
Terungkap! Belanja Tenaga Ahli Pemprov Banten Rp55,47 Miliar Tersebar dalam 184 Paket di Semua OPD
Kepala BPKAD Banten Bingung Belanja Jasa Tenaga Ahli Capai Rp55,47 Miliar
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:02

Forum Anak Sampaikan Lima Tuntutan, Pemprov Banten Janji Wujudkan Aspirasi Forum Anak.

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:45

Abuya Muhtadi Pimpin Deklarasi Tolak LGBT di Pandeglang, Desak Pemkab Terbitkan Aturan Khusus

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:50

Soroti Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar di Banten, Pengamat; Jangan Jadi Ruang Akomodasi Kepentingan Politik

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:27

TPT Kabupaten Serang Tetap Tinggi Meski Turun 0,2 Persen

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:18

Gubernur Banten Alokasikan Rp10,8 Miliar untuk Bangun Jembatan di Serang, Ditargetkan Rampung November 2026

Berita Terbaru