10 Kali WTP, Tapi BPK Sisakan 13 Catatan: Program Jalan Bang Andra Ikut Masuk Sorotan

Senin, 25 Mei 2026 - 19:01

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Foto Bersama Usai Rapat Paripurna penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Banten Tahun Anggaran 2025, Di aula DPRD Provinsi Banten. Dok: (Dir/Totalbanten.com)

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Pemerintah Provinsi Banten kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Raihan ini menjadi yang ke-10 secara berturut-turut.

Namun, capaian tersebut tidak datang tanpa catatan. Dalam laporan hasil pemeriksaan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI tetap mencatat sejumlah rekomendasi yang harus ditindaklanjuti Pemerintah Provinsi Banten dalam waktu paling lambat 60 hari sejak laporan diterima.

Dari informasi yang dihimpun, terdapat 13 catatan pemeriksaan yang mencakup sejumlah aspek, mulai dari pengelolaan aset hingga pelaksanaan program pembangunan desa melalui kegiatan Jalan Bang Andra.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, DPRD Provinsi Banten telah menggelar rapat paripurna istimewa untuk penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas LKPD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2025.

“Disampaikan tadi, untuk ke-10 kalinya Pemerintah Provinsi Banten mendapatkan opini WTP. Mudah-mudahan ini menjadi motivasi bagi kita untuk terus memperbaiki kinerja pemerintahan dalam rangka melayani masyarakat,” ujar Andra usai rapat paripurna di DPRD Provinsi Banten, Senin (25/5/2026).

Meski demikian, Andra menegaskan opini WTP bukan berarti seluruh aspek pengelolaan keuangan telah sempurna. Menurut dia, setiap temuan dan rekomendasi dari BPK tetap menjadi kewajiban pemerintah daerah untuk ditindaklanjuti.

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : Totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Banten Hindari Pertanyaan soal Anggaran Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar
72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang
Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen
Forum Anak Sampaikan Lima Tuntutan, Pemprov Banten Janji Wujudkan Aspirasi Forum Anak.
Abuya Muhtadi Pimpin Deklarasi Tolak LGBT di Pandeglang, Desak Pemkab Terbitkan Aturan Khusus
Soroti Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar di Banten, Pengamat; Jangan Jadi Ruang Akomodasi Kepentingan Politik
TPT Kabupaten Serang Tetap Tinggi Meski Turun 0,2 Persen
Gubernur Banten Alokasikan Rp10,8 Miliar untuk Bangun Jembatan di Serang, Ditargetkan Rampung November 2026

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:33

Gubernur Banten Hindari Pertanyaan soal Anggaran Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:57

72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:27

Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:45

Abuya Muhtadi Pimpin Deklarasi Tolak LGBT di Pandeglang, Desak Pemkab Terbitkan Aturan Khusus

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:50

Soroti Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar di Banten, Pengamat; Jangan Jadi Ruang Akomodasi Kepentingan Politik

Berita Terbaru

Exit mobile version