Lebih lanjut, sebanyak 80 peserta akan mengikuti tes Samapta (fisik) dan tes baris-berbaris (PBB),Pada aspek fisik, kriteria ketat diberlakukan tanpa kompromi. Selain tinggi badan dan postur, kesehatan mata menjadi parameter krusial.
“Tes kesehatan dilakukan secara menyeluruh. Penggunaan kacamata, misalnya, secara otomatis menggugurkan kepesertaan,” ujar Haryadi.
Dalam tes Samapta, peserta ditantang untuk menunjukkan ketahanan fisik melalui lari selama 12 menit. Penilaian didasarkan pada jarak tempuh atau jumlah putaran yang mampu dicapai. Akumulasi nilai dari seluruh rangkaian tes, termasuk sesi wawancara akhir, akan menjadi penentu kelulusan yang diumumkan dalam waktu dekat.
Sementara itu, ia mengatakan seleksi calon Paskibraka kali ini berbeda dengan kegiatan seremonial biasa, Paskibraka memiliki masa bakti satu tahun penuh dan bertugas dalam dua momentum
“Para anggota paskibraka akan menjalani masa bakti satu tahun yang terpilih nantinya akan bertugas dalam dua momentum kenegaraan utama: pengibaran bendera pada peringatan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus dan peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni tahun berikutnya, ” Kata Haryadi.
Disisi lain, ia mengungkapkan hal yang lebih penting ialah sistem regenerasi, karna ini bisa memenuhi unsur satu tahun masa bakti
Editor : Engkos Kosasih
Sumber Berita : totalbanten.com
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
