Polda Banten Sikat Mafia BBM dan Tambang Ilegal, Negara Rugi Puluhan Juta per Hari

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Banten Bersama Jajaran Kapolres Menunjukan Barang Bukti dalam Press Conference tindak Pidana Tambang Ilegal dan BBM hingga LPG Bersubsidi. Dok (Dir/Totalbanten.com)

Polda Banten Bersama Jajaran Kapolres Menunjukan Barang Bukti dalam Press Conference tindak Pidana Tambang Ilegal dan BBM hingga LPG Bersubsidi. Dok (Dir/Totalbanten.com)

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Kepolisian Daerah (Polda) Banten Bersama Jajaran Polsles, Meringkus (Sikat Mafia) terlibat Kasus praktik ilegal galian C dan pelnyalahgunaan BBM bersubsidi di wilayah hukunya.

Diketahui, polisi mengamankan 8 orang Tersangka yang telah merugikan negara hingga mencapai sekitar Rp25 juta per hari.

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, menyampaikan, pengungkapan kasus ini merupakan hasil operasi sepanjang April 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selama bulan April, kami berhasil mengungkap enam kasus tindak pidana di bidang minyak dan gas bumi,” ujar Irjen Pol Hengki dalam konferensi pers di halaman PUPR Banten, Selasa (5/5/2026).

Menurutnya, pelaku menggunakan berbagai modus untuk mengelabui petugas, khususnya dalam penyalahgunaan BBM subsidi jenis solar dan pertalite.

“Mereka memanfaatkan barcode dan pelat nomor kendaraan palsu untuk melakukan pengisian berulang di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU),” katanya.

Lebih lanjut, Hengki mengatakan, kendaraan yang digunakan telah dimodifikasi dengan menambahkan tangki tersembunyi di bagian belakang, sehingga mampu menampung BBM dalam jumlah besar.

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : Totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Banten Klaim Tekan Kriminalitas dan Kecelakaan pada Semester I 2026, Ungkap Ratusan Kasus Kejahatan
Dua Dekade Menunggu Rumah Layak, Tangis Kartika Pecah Saat Menerima Kunci Harapan Baru
Pegawai Koperasi TNUK Diterkam Buaya di Perairan Ujung Kulon, Kondisinya Bikin Pilu
Di Exciting Banten Festival 2026, Mendes Yandri Janjikan Bantuan untuk Desa Wisata
Enam Lumba-Lumba Terekam Bermain di Perairan Pandeglang
Sebuah Truk Tabrak Deretan Warung di Tanjakan Bangangah, Bangunan Hancur dan Motor Rusak
Alarm Bahaya! Kasus Perkosaan dan KDRT Meningkat di Pandeglang Tahun 2026
Kasus BPN Kota Serang Bisa Berkembang ke TPPU, Kejari Masih Telusuri Manipulasi Keuangan
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:08

Polda Banten Klaim Tekan Kriminalitas dan Kecelakaan pada Semester I 2026, Ungkap Ratusan Kasus Kejahatan

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:27

Dua Dekade Menunggu Rumah Layak, Tangis Kartika Pecah Saat Menerima Kunci Harapan Baru

Senin, 29 Juni 2026 - 14:25

Pegawai Koperasi TNUK Diterkam Buaya di Perairan Ujung Kulon, Kondisinya Bikin Pilu

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:17

Di Exciting Banten Festival 2026, Mendes Yandri Janjikan Bantuan untuk Desa Wisata

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:58

Enam Lumba-Lumba Terekam Bermain di Perairan Pandeglang

Berita Terbaru