Anak Usia 13 Tahun Digauli Pegawai SPPG di Kabupaten Serang, Aksinya Direkam!

Sabtu, 25 April 2026 - 18:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: korban plecehan seksual, Dok (Ist/Totalbanten.com).

Ilustrasi: korban plecehan seksual, Dok (Ist/Totalbanten.com).

“Tidak hanya sekali atau dua kali pada Desember dan Februari kemarin. Korban yang masih duduk di bangku sekolah itu dipaksa pelaku untuk menuruti setiap permintaannya. Video itu buat anceman pelaku biar si korban gak berani melawan atau melapor kepada orang tuanya,” jelasnya.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, pelaku juga sering meminta uang kepada korbannya. Bahkan, AL juga disebut mengincar perhiasan emas milik ibu korban yang disimpan di dalam lemari rumah korban.

Ia mengatakan, barang berharga itu raib digasak pelaku dan menelan kerugian bagi korban berkisar Rp5.554.000 ribu rupiah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tersangka memanfaatkan video korban untuk meminta uang dan emas perhiasan. Totalnya mencapai lebih dari lima juta rupiah. Ini sudah berlangsung beberapa kali setelah tindak pemerkosaan dilakukan,” terangnya.

Andi menyebut orang tua korban yang merasa curiga, akhirnya menyadari bahwa uang dan perhiasannya uang tersimpan selalu berkurang, menjadi pemantik awal hingga akhirnya keluarga menemukan percakapan WhatsApp di ponsel milik korban.

Dengan begitu, melalui percakapan di ponsel korban yang terungkap, keluarga akhirnya mendapati bahwa pelaku seringkali mengancam korban apabila tak menyerahkan uang dan perhiasan seperti yang diminta pelaku.

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : Totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page