DPRD Kabupaten Serang Tolak Usulan Gaji PPPK Paruh Waktu Rp1 Juta, Minta TAPD Evaluasi Ulang

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD Kabupaten Serang Menolak Usulan Gaji Rp 1jt, Minta TAPD Evaluasi Ulang, (dok;Ipung).

DPRD Kabupaten Serang Menolak Usulan Gaji Rp 1jt, Minta TAPD Evaluasi Ulang, (dok;Ipung).

“Kami minta dihitung ulang, bukan Rp1 juta, tapi lebih dari itu,” kata Ulum menegaskan.

Penolakan DPRD didorong oleh derasnya aspirasi PPPK paruh waktu yang menilai usulan gaji itu tidak sebanding dengan beban kerja dan tanggung jawab profesional mereka. Pantauan di lokasi menunjukkan suasana rapat sempat hening dan tegang ketika penolakan disampaikan.

BACA JUGA :  Mitigasi Banjir di Serang, Pompa Air dan Normalisasi Sungai Disiagakan

DPRD memberi tenggat tiga hari kepada TAPD untuk melakukan evaluasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami beri waktu tiga hari. Setelah itu kita duduk kembali bersama TAPD dan Banggar untuk memastikan gaji PPPK paruh waktu. Harapannya, per awal Maret sudah ada angka pasti dan hak mereka dibayarkan,” ujar Ulum.

Selama sebulan terakhir, TAPD disebut belum mampu merumuskan skema penggajian yang diterima DPRD. Usulan Rp1 juta per bulan dinilai tidak mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam menyejahterakan guru PPPK paruh waktu.

BACA JUGA :  DPRD dan Pemkab Serang Sepakati 12 Raperda di 2026, Lingkungan dan Pendidikan Jadi Sorotan

Ulum menyebut TAPD kembali meminta waktu untuk melakukan perhitungan ulang. Namun DPRD memastikan akan memanggil TAPD jika evaluasi tidak menghasilkan perbaikan substantif.

Penulis : Saepul Aripin

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : Totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Banten Hindari Pertanyaan soal Anggaran Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar
72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang
Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen
Forum Anak Sampaikan Lima Tuntutan, Pemprov Banten Janji Wujudkan Aspirasi Forum Anak.
Abuya Muhtadi Pimpin Deklarasi Tolak LGBT di Pandeglang, Desak Pemkab Terbitkan Aturan Khusus
Soroti Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar di Banten, Pengamat; Jangan Jadi Ruang Akomodasi Kepentingan Politik
TPT Kabupaten Serang Tetap Tinggi Meski Turun 0,2 Persen
Gubernur Banten Alokasikan Rp10,8 Miliar untuk Bangun Jembatan di Serang, Ditargetkan Rampung November 2026
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:33

Gubernur Banten Hindari Pertanyaan soal Anggaran Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:57

72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:27

Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:45

Abuya Muhtadi Pimpin Deklarasi Tolak LGBT di Pandeglang, Desak Pemkab Terbitkan Aturan Khusus

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:50

Soroti Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar di Banten, Pengamat; Jangan Jadi Ruang Akomodasi Kepentingan Politik

Berita Terbaru