Pilu! 9 Tahun Bertahan di Rumah Rapuh, Nurjamal Hidup dengan Doa dan Ember Penadah Bocor

Sabtu, 7 Februari 2026 - 19:27

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Rumah Rapuh dengan Atap Bolong di pojokan perumahan Geraha Cisait, Desa Cisait, kecamatan keragilan. (Doc: Totalbanten)

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Di pinggiran Perumahan Graha Cisait, Kabupaten Serang, Banten, sebuah rumah rapuh berdiri nyaris roboh. Di sanalah Nurjamal menjalani hidupnya sembilan tahun lamanya bersama istri, tiga anak, dan seorang mertua yang telah lanjut usia.

Diketahui Rumah nurjamal dengan dingding Anyaman Banbu yang lapuk, Atap yang bolong terbuat dari welit hingga di lapisi bener kampanye yang sudah bertahun-tahun nyaris tak layak disebut hunian. Namun semangat hidup Nurjamal tak pernah benar-benar runtuh.

Setiap hari, doa menjadi sandaran utama, Nurjamal berharap uluran tangan pemerintah datang menghampiri kehidupannya yang serba kekurangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjadi tulang punggung tunggal bagi 5 orang anggota keluarga yang bergantung sepenuhnya pada penghasilannya yang tak menentu.

Pantauan totalbanten.com di lokasi, pemandangan memilukan terlihat jelas. Seorang nenek tua mertua Nurjamal terpaksa tidur di luar rumah dengan kelambu kusut sebagai pelindung dari nyamuk.

Bukan karena ingin, melainkan karena keterbatasan ruang dan kondisi rumah yang tak memungkinkan.

Nurjamal merupakan warga Perumahan Graha Cisait, RT 04 RW 06, Desa Cisait, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang.

Ia mengaku telah tinggal di rumah tersebut sekitar sembilan tahun dengan kondisi yang nyaris tak berubah.

“Sudah sekitar sembilan tahun tinggal seperti ini. Paling diperbaiki cuma atapnya saja,” ujar Nurjamal denagan mata berkaca kaca Saat di temui di rumahnya, Sabtu (7/2/2026).

Ia mengaku sudah berulang kali mengadu ke pihak desa. Namun, yang ia terima hanya janji tanpa kepastian.

Penulis

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : Total Banten

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM
Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang
Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati
RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien
Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi
Jalan Desa Jadi Prioritas, Pemkab Serang Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang Molor Dua Jam, Fraksi PDI-P Enggan Bacakan Pandangan Umum
Kecewa Audiensi Ditunda, Aktivis KNPI Sisir Ruangan Pimpinan DPRD Pandeglang
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:08

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:30

Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:18

Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:59

RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:00

Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

Exit mobile version