Kabupaten Serang Dikepung Bencana Hidrometeorologi, 21.304 Jiwa Terdampak

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Serang di Kepung Bencana Banjir, 21.304 Jiwa Terdampak Banjir.

Kabupaten Serang di Kepung Bencana Banjir, 21.304 Jiwa Terdampak Banjir.

Kondisi ini menyebabkan luapan enam sungai besar, yakni Sungai Ciwaka, Cikalumpang, Cidurian, Ciujung, Sumur Gede, dan Rawa Danau.

“Hingga hari keempat penanganan, tim gabungan masih terus melakukan evakuasi dan pendataan. Fokus utama kami saat ini adalah pemenuhan kebutuhan dasar di titik-titik pengungsian,” katanya dalam keterangan resmi Pusdalops BPBD Kabupaten Serang, yang dikutip Jumat (16/1/2026).

BACA JUGA :  Pemuda LH Desa Cikedung Lakukan Selasih, Soroti Jalan Rusak

Banjir menjadi ancaman utama dengan total 5.612 rumah warga terendam. Kecamatan Cikande dan Ciruas menjadi wilayah dengan sebaran desa terdampak paling banyak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Desa Songgom Jaya, Cikande, tinggi muka air (TMA) bahkan sempat mencapai 100 sentimeter. Sementara itu, ancaman pergerakan tanah atau longsor merusak sedikitnya 43 unit rumah, mayoritas terjadi di wilayah perbukitan seperti Kecamatan Cikeusal dan Mancak.

BACA JUGA :  Mahasiswa Asal Jakarta Bawa Sabu 5 Gram ke Petir, Polisi Buru Tiga DPO

Di pesisir, angin kencang menyebabkan pohon tumbang di Anyer dan Cinangka, dengan laporan satu rumah roboh di Desa Bulakan.

Hingga saat ini, titik pengungsian utama terkonsentrasi di Masjid Baitul Mukminin untuk warga Desa Cakung, Kecamatan Binuang, di mana air masih menggenang setinggi 30-70 sentimeter.

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page