Kondisi ini menyebabkan luapan enam sungai besar, yakni Sungai Ciwaka, Cikalumpang, Cidurian, Ciujung, Sumur Gede, dan Rawa Danau.
“Hingga hari keempat penanganan, tim gabungan masih terus melakukan evakuasi dan pendataan. Fokus utama kami saat ini adalah pemenuhan kebutuhan dasar di titik-titik pengungsian,” katanya dalam keterangan resmi Pusdalops BPBD Kabupaten Serang, yang dikutip Jumat (16/1/2026).
Banjir menjadi ancaman utama dengan total 5.612 rumah warga terendam. Kecamatan Cikande dan Ciruas menjadi wilayah dengan sebaran desa terdampak paling banyak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di Desa Songgom Jaya, Cikande, tinggi muka air (TMA) bahkan sempat mencapai 100 sentimeter. Sementara itu, ancaman pergerakan tanah atau longsor merusak sedikitnya 43 unit rumah, mayoritas terjadi di wilayah perbukitan seperti Kecamatan Cikeusal dan Mancak.
Di pesisir, angin kencang menyebabkan pohon tumbang di Anyer dan Cinangka, dengan laporan satu rumah roboh di Desa Bulakan.
Hingga saat ini, titik pengungsian utama terkonsentrasi di Masjid Baitul Mukminin untuk warga Desa Cakung, Kecamatan Binuang, di mana air masih menggenang setinggi 30-70 sentimeter.
Editor : Engkos Kosasih
Sumber Berita : totalbanten.com
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya








