Sejak gim pertama dimulai, Kim/Seo langsung mengambil kendali permainan. Kecepatan transisi dan akurasi serangan pasangan Korea ini membuat Sabar/Reza sulit mengembangkan pola permainan terbaik mereka.
Meski mencoba keluar dari tekanan, ganda putra Indonesia tersebut terus tertinggal dalam perolehan poin.
Pertahanan rapat yang ditunjukkan Kim/Seo menjadi tembok besar yang gagal ditembus oleh smes-smes Sabar maupun penempatan bola Reza.
Sabar/Reza akhirnya menyerah dengan skor 10-21 dan 19-21. Meski sempat memberikan perlawanan lebih ketat di gim kedua, ketenangan Kim/Seo di poin-poin kritis menjadi pembeda dalam laga ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kekalahan ini menjadi catatan penting bagi peta kekuatan bulu tangkis Indonesia, mengingat Sabar/Reza menjadi harapan terakhir di sektor ganda putra pada turnamen penutup musim ini.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






