Jejak Inovasi ‘Pak Bhabin’ di Serang: Menyulap Kotoran Kerbau Jadi Pupuk Premium!

Jumat, 31 Oktober 2025 - 16:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo Pupuk Kompos 'Pak Bhabin' (Foto. Istimewa)

Logo Pupuk Kompos 'Pak Bhabin' (Foto. Istimewa)

Kini, Pupuk Pak Bhabin sudah diproduksi dalam tiga varian: Kompos Standar, Premium, dan Padat. Pupuk Premium—yang merupakan hasil ayakan pertama dengan tekstur lebih halus—dijual Rp10.000 per kilogram, sama dengan varian Padat, sementara Standar kemasan 10 kg dijual Rp20.000.

Pemasarannya tidak main-main. Selain dipasarkan ke berbagai kelompok tani (Poktan) di Serang, pupuk ini didistribusikan ke seluruh Polsek di bawah wilayah hukum Polres Serang.

BACA JUGA :  Hari Desa Nasional 2026, Sekda Zaldi Dhuhana Perkuat Program MBG dan KDMP

Langkah strategis ini dilakukan untuk mendukung program nasional ‘Satu Desa Satu Hektar Penanaman Jagung’ dalam rangka penguatan ketahanan pangan daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari Pupuk ke Briket Ramah Lingkungan

Inovasi tim Tegal Maja tak berhenti pada pupuk. Mereka kini telah memanfaatkan sisa bahan organik menjadi briket bahan bakar alternatif.

BACA JUGA :  Wajah Royal Baroe Serang dan Kelangsungan Hidup Pedagang

Briket ramah lingkungan ini dapat digunakan sebagai pengganti kayu bakar atau gas elpiji, sebuah langkah lanjutan untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap bahan bakar fosil.

Pupuk Kompos Pak Bhabin bukan sekadar produk baru. Ia adalah simbol kolaborasi nyata antara aparat kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat fondasi ketahanan pangan.

BACA JUGA :  Warga Kota Serang Tolak Relokasi SMPN 4 untuk Kepentingan Parkir, Bakal Datangi DPRD

Desa Tegal Maja kini menjadi contoh desa kreatif yang berhasil mengubah limbah yang bau menjadi berkah yang menghasilkan. (Red)

Penulis

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komunitas Info Bercanda Lawan Kepunahan Seni di Pandeglang
MTQ ke-55 Kabupaten Serang Dibuka, LPTQ Siapkan Bibit Baru Menuju Puncak Prestasi
Dinsos Banten Dorong KPM Berdaya dan Mandiri Lewat Program Pembinaan Lanjut
Syarifudin Salwani Kunjungi Pengungsi TPA Jatiwaringin, Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Sampah Menumpuk di Stadion Badak Pandeglang, Laskar Biru Turun Tangan, Warga Soroti DLH
Festival Anyer–Panarukan, Kabupaten Serang Hidupkan Kembali Jejak Sejarah yang Menyatukan Pulau Jawa
Andra Soni Sesumbar di Exciting Banten Festival 2026: Anyer Harus Kembali Jadi Top of Mind Wisatawan
Menyusuri Jejak Leluhur di Laut Carita, Ribuan Warga Tumpah Ruah Ikuti Ruwat Laut

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:11

Komunitas Info Bercanda Lawan Kepunahan Seni di Pandeglang

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:07

MTQ ke-55 Kabupaten Serang Dibuka, LPTQ Siapkan Bibit Baru Menuju Puncak Prestasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:09

Dinsos Banten Dorong KPM Berdaya dan Mandiri Lewat Program Pembinaan Lanjut

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:36

Syarifudin Salwani Kunjungi Pengungsi TPA Jatiwaringin, Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:35

Sampah Menumpuk di Stadion Badak Pandeglang, Laskar Biru Turun Tangan, Warga Soroti DLH

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page