RAPBD Kabupaten Serang 2026: Belanja Pembangunan Dikebiri, Belanja Pegawai Lebih Bengkak

Kamis, 30 Oktober 2025 - 22:45

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

RAPBD Kabupaten Serang 2026 Menuai Sorotan dan Kritikan Dari Berbagai Kalangan Terkhusus Mahasiswa, Mengingat Belanja Pembangunan Dikebiri, Belanja Pegawai Lebih Bengkak.

Di Kabupaten Serang, prinsip efisiensi itu seolah sudah dihapus dari logika kebijakan. Ruang fiskal untuk pembangunan sekolah, perbaikan jalan, atau layanan dasar masyarakat makin menyempit.

“Ini Pemkab Serang terlihat sibuk membiayai birokrasi daripada melayani kebutuhan rakyat,” katanya.

Biaya Tak Terduga: Kantong Serbaguna yang Membengkak

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejanggalan lain muncul pada pos Biaya Tak Terduga (BTT), yang justru naik menjadi sekitar Rp7,5 miliar. Jumlah ini bahkan lebih besar daripada sebagian besar alokasi belanja modal yang dipangkas habis.

Soheh menyoroti BTT sebagai potensi masalah baru, sehingga perlu diawasi oleh Aparat Penegak Hukum (APH).

“Untuk Anggaran Biaya Tak Terduga, saya rasa ini cukup besar dengan nilai Rp7,5 Miliar. Ini perlu diminimalisir dan peruntukannya harus lebih jelas. Jangan sampai anggaran yang besar ini diperuntukkan untuk kegiatan seremonial saja, apalagi di daerah kita jarang ada bencana,” kata dia.

Ia menekankan bahwa transparansi dan akuntabilitas mutlak diperlukan untuk memastikan dana darurat ini tidak bertransformasi menjadi kantong serbaguna yang sulit diawasi publik.

Soheh mendesak Pemerintah Kabupaten Serang untuk segera meninjau kembali proporsi anggaran, meningkatkan efisiensi belanja pegawai, dan mengalokasikan lebih banyak dana ke belanja modal.

Penulis

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

WH Kembali Nakhodai NasDem Banten, Andra Soni Disentil soal Komitmen Politik
Klan Jayabaya Kian Mengakar di Demokrat Banten, Nabil Resmi Bergabung Jadi Anak Buah AHY
Iti Jayabaya Kembali Pimpin Demokrat Banten, DPP Tekankan Konsolidasi hingga Tingkat Daerah
Kopi Nalar Ingatkan Publik Tak Terjebak Isu yang Seret Dua Tokoh Banten
Tiga Wilayah Ini Rawan konflik di Pilkades 2027 
Partai Koalisi Pemerintah di Banten Beda Sikap soal Putusan MK Terkait Pilkada
Bahas Penggunaan Dana Hibah Rp2,6 Miliar, Parpol di Kabupaten Serang Mangkir dari Audiensi
Aktivis Soroti Minimnya Jejak Pendidikan Politik Parpol Kabupaten Serang di Ruang Publik

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:33

WH Kembali Nakhodai NasDem Banten, Andra Soni Disentil soal Komitmen Politik

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:51

Klan Jayabaya Kian Mengakar di Demokrat Banten, Nabil Resmi Bergabung Jadi Anak Buah AHY

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:41

Iti Jayabaya Kembali Pimpin Demokrat Banten, DPP Tekankan Konsolidasi hingga Tingkat Daerah

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:12

Kopi Nalar Ingatkan Publik Tak Terjebak Isu yang Seret Dua Tokoh Banten

Senin, 20 Juli 2026 - 19:32

Tiga Wilayah Ini Rawan konflik di Pilkades 2027 

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

Exit mobile version