Mereka menemukan kandungan Cesium-137, meskipun jumlahnya masih di bawah ambang batas yang ditetapkan AS maupun Indonesia.
“Dan memang ditemukan kandungan Cesium 137, namun jumlahnya hanya berkisar 60–114 Bq per kilogram. Itu jauh di bawah ambang batas yang ditetapkan Amerika Serikat yakni 1.200 Bq per kilogram, maupun Indonesia sebesar 500 Bq per kilogram,” kata Rizal.
Namun, yang paling mencengangkan, kontaminasi radioaktif justru terjadi saat proses pengemasan di PT BMS.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tim menemukan adanya jejak kontaminasi pada blower dan ventilator di salah satu perusahaan, PT BMS,” ungkap Rizal.
Rizal menegaskan, penanganan kasus ini tidak hanya melalui penelitian ilmiah, tetapi juga penegakan hukum.
Saat ini, sejumlah saksi sudah dimintai keterangan dan proses hukum tengah berjalan di bawah koordinasi Bareskrim Polri bersama BAPETEN.
Ancaman “Alien” dari Senator AS dan Respons Pemerintah
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






