Brimob Polda Banten Temukan K-40 dalam Dugaan Kasus Limbah B3 di Cikande Serang

Rabu, 2 September 2026 - 22:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel KBR Satbrimob Polda Banten memasang garis polisi di area persawahan Kampung Bayur, Desa Nambo Udik, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, yang diperiksa terkait dugaan limbah B3. Dok : (Ist/Totalbanten.com)

Personel KBR Satbrimob Polda Banten memasang garis polisi di area persawahan Kampung Bayur, Desa Nambo Udik, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, yang diperiksa terkait dugaan limbah B3. Dok : (Ist/Totalbanten.com)

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Dugaan pencemaran limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di area persawahan Kampung Bayur, Desa Nambo Udik, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, mendapat perhatian serius Polda Banten.

Tim Unit Kimia, Biologi, dan Radioaktif (KBR) Satuan Brimob Polda Banten diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan setelah muncul informasi masyarakat mengenai dugaan limbah di kawasan persawahan tersebut.

BACA JUGA :  Sudah Satu Tahun Penanganan Kasus Pengeroyokan di Polresta Tangerang Jalan di Tempat

Sebanyak 15 personel Unit KBR Satbrimob Polda Banten melakukan pemeriksaan langsung terhadap kondisi lingkungan, termasuk deteksi radioaktif dan kimia menggunakan peralatan khusus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemeriksaan dilakukan di tiga titik dengan luas masing-masing sekitar 90 meter persegi, 150 meter persegi, dan 160 meter persegi.

Dari pemeriksaan awal, petugas mencatat radiasi latar belakang atau background sebesar 0,05 mikroSv/jam. Sejumlah sampel yang diperiksa juga terdeteksi mengandung Potasium-40 (K-40).

BACA JUGA :  Insiden Wartawan Berakhir Damai, Insan Pers Desak Kapolda Banten dan Kapolres Teken Pakta Integritas

Namun, temuan tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan telah terjadi pencemaran radioaktif. Sebab, sebagian sampel lainnya tidak teridentifikasi mengandung bahan radioaktif dan seluruh hasil pemeriksaan masih menunggu proses identifikasi lebih lanjut.

Selain memeriksa potensi radioaktif, petugas juga melakukan deteksi kualitas udara di lokasi. Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi udara masih dalam keadaan aman.

BACA JUGA :  Gubernur Banten Alokasikan Rp10,8 Miliar untuk Bangun Jembatan di Serang, Ditargetkan Rampung November 2026

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dituntut 5 Tahun Penjara, Direktur PT PMT Minta Dibebaskan dalam Kasus Limbah Cikande
Gugatan Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel, Feri Amsari: Warga Berhak Menggugat
Kencan Pertama Berujung Apes! Pria di Tanara Kehilangan Motor dan HP Usai Kenalan di Facebook
Kejari Serang Hentikan Kasus Dugaan Korupsi KPU, Upah Pelipat Surat Suara Diduga Disunat hingga 60 Persen
Bupati Serang Minta Lintas Sektor Kolaborasi Tekan Stunting dan Gizi Buruk
Diduga Rem Blong, Mobil Rombongan Manasik Haji Tabrak Motor dan Bus Murni di Pandeglang
Anak 15 Tahun Tenggelam di Kolam Retensi Pemprov Banten
Kapal Ferry Milik PT ASDP Terbakar di Selat Sunda, Penumpang Dievakuasi

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:25

Dituntut 5 Tahun Penjara, Direktur PT PMT Minta Dibebaskan dalam Kasus Limbah Cikande

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:34

Kencan Pertama Berujung Apes! Pria di Tanara Kehilangan Motor dan HP Usai Kenalan di Facebook

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:04

Kejari Serang Hentikan Kasus Dugaan Korupsi KPU, Upah Pelipat Surat Suara Diduga Disunat hingga 60 Persen

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:22

Bupati Serang Minta Lintas Sektor Kolaborasi Tekan Stunting dan Gizi Buruk

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:33

Diduga Rem Blong, Mobil Rombongan Manasik Haji Tabrak Motor dan Bus Murni di Pandeglang

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page