TOTALBANTEN.COM, SERANG – Pagi belum benar-benar dimulai ketika Pareang (57) telah menggenggam sapu dan membersihkan halaman kantor Pemerintah Provinsi Banten.
Rutinitas itu telah dijalaninya hampir setiap hari selama 17 tahun, sejak 2010. Pekerjaannya baru berakhir menjelang pukul 16.00 WIB, bahkan hingga pukul 17.00 WIB setiap Jumat.
Namun, di balik pengabdian yang nyaris dua dekade itu, Pareang hanya membawa pulang penghasilan sekitar Rp1,8 juta setiap bulan sebagai PPPK paruh waktu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di balik pengabdian yang nyaris dua dekade, Pareang merasa dianaktirikan. Sebab Pemprov Banten mengalokasikan Rp55,47 miliar untuk belanja jasa tenaga ahli pada APBD 2026.
“Saya kaget, segitu gedenya ya anggaran untuk tenaga ahli. Tapi enggak dirasain juga sama kami,” katanya, Selasa (29/6/2026).
Menurut Pareang, selama mengabdi sejak 2010, kesejahteraan petugas kebersihan belum mengalami perubahan yang berarti. Bahkan, selisih penghasilan berdasarkan jenjang pendidikan hanya sekitar Rp100 ribu.
Editor : Engkos Kosasih
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya







