Pulau Tunda dan Ikhtiar Negara “Memerdekakan” Warga 

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DPRKP Kabupaten Serang, Okeu Oktaviana saat meninjau RTLH di Pulau Tunda. (Dok)

Kepala DPRKP Kabupaten Serang, Okeu Oktaviana saat meninjau RTLH di Pulau Tunda. (Dok)

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Ketika matahari mulai meninggi di ufuk Laut Jawa, perahu-perahu nelayan satu per satu meninggalkan bibir Pantai Pulau Tunda. Mesin tempel meraung memecah kesunyian pagi.

Sebagian nelayan berlayar mencari ikan, sebagian lainnya memperbaiki jaring yang semalam rusak diterpa ombak.

Di pulau kecil yang berjarak puluhan kilometer dari daratan Kabupaten Serang itu, hidup berjalan dengan ritme yang berbeda. Laut menjadi jalan utama, sumber penghidupan sekaligus tantangan yang harus dihadapi setiap hari.

Namun di balik keindahan laut yang mengelilinginya, masih tersimpan persoalan mendasar yang selama ini dirasakan sebagian warga: rumah yang belum layak untuk dihuni.

Di beberapa sudut Pulau Tunda, masih berdiri rumah-rumah sederhana yang harus bertahan menghadapi terpaan angin laut dan cuaca ekstrem sepanjang tahun.

Dinding papan yang mulai rapuh, atap yang bocor saat musim hujan, hingga lantai yang mengalami kerusakan menjadi pemandangan yang masih dijumpai.

BACA JUGA :  Data Warga Miskin Meleset, Bupati Serang Minta Petugas Serius Pendataan

Bagi masyarakat pesisir yang menggantungkan hidup pada hasil tangkapan laut, memperbaiki rumah sering kali bukan menjadi prioritas utama. Penghasilan nelayan yang bergantung pada musim membuat kebutuhan sehari-hari lebih dulu harus dipenuhi.

Editor : Imam Maulana

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPEBA Dideklarasikan di Pandeglang, Dorong Reforma Agraria dan Kedaulatan Pangan
Edan! Pria Lansia Cabuli Gadis Usia 14 Tahun di Toilet Masjid Serang
Srawung Roso 2026: Saksikan Napak Tilas Pangeran Sambernyawa dan Cara Daftarnya!
Menyambung Rasa Lewat Napak Tilas, Srawung Roso 2026 Siap Digelar di Wonogiri
Press Retreat 2026; Kopi Nalar dan Ikhtiar Jurnalis Menjaga Objektivitas di Tengah Arus Informasi
Pengurus Kesti TTKDH Kabupaten Serang Periode 2026-2031 Dilantik
Dari Serang ke Panggung Nasional: Jalan Panjang Najwa Khaira Menjemput Mimpi
BKPRMI Banten Konsolidasi Pengurus Jelang Ramadhan, Siapkan Digitalisasi Organisasi

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:23

Pulau Tunda dan Ikhtiar Negara “Memerdekakan” Warga 

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:41

SPEBA Dideklarasikan di Pandeglang, Dorong Reforma Agraria dan Kedaulatan Pangan

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:48

Edan! Pria Lansia Cabuli Gadis Usia 14 Tahun di Toilet Masjid Serang

Senin, 1 Juni 2026 - 10:52

Srawung Roso 2026: Saksikan Napak Tilas Pangeran Sambernyawa dan Cara Daftarnya!

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:58

Menyambung Rasa Lewat Napak Tilas, Srawung Roso 2026 Siap Digelar di Wonogiri

Berita Terbaru