“Pulau Tunda adalah bagian dari Kabupaten Serang. Warga yang tinggal di sana memiliki hak yang sama dengan masyarakat di daratan untuk mendapatkan rumah yang layak, aman, dan sehat. Karena itu kami terus memperjuangkan agar seluruh kebutuhan RTLH yang sudah terdata dapat tertangani,” katanya, Selasa (9/6/2026).
Ia menegaskan, program bantuan rumah tidak hanya berbicara tentang pembangunan fisik bangunan semata, melainkan juga menyangkut peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Rumah yang layak menjadi fondasi bagi kesehatan keluarga, rasa aman, dan masa depan anak-anak. Kami ingin memastikan pembangunan benar-benar hadir hingga ke pulau-pulau terluar dan terpencil,” kata Okeu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Karena itu, DPRKP Kabupaten Serang bersama Kepala Satker Penyediaan Perumahan sepakat memperjuangkan tambahan bantuan sebanyak 17 unit BSPS melalui dukungan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.
Jika usulan tersebut terealisasi, seluruh kebutuhan RTLH yang telah terdata di Pulau Tunda berpeluang tertangani.
Upaya tersebut menjadi bagian dari ikhtiar yang lebih besar untuk memastikan pembangunan tidak berhenti di wilayah yang mudah dijangkau.
Tahun ini, Kabupaten Serang memperoleh dukungan penanganan RTLH sebanyak 1.412 unit yang berasal dari berbagai sumber.
Sebanyak 500 unit berasal dari aspirasi Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, 294 unit dari Kementerian Kesehatan, 18 unit dari Kementerian Sosial, empat unit dari Kementerian Kebudayaan, dan 596 unit dari aspirasi anggota DPR RI.
Editor : Imam Maulana
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya







