Dirut BGN ‘Menca-menca’ Sebut Pihak SPPG di Banten Goblok!

Rabu, 22 April 2026 - 13:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II Badan Gizi Nasional (BGN), Dalam pertrmuan Kordinasi dan Evaluasi di Hotell Aston Serang ( Doc)

Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II Badan Gizi Nasional (BGN), Dalam pertrmuan Kordinasi dan Evaluasi di Hotell Aston Serang ( Doc)

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Seorang yang diduga Pengawas Badan Gizi Nasional (BGN) pusat Menca-menca atau Memaki-maki peserta Sppg dengan kata kata Kasar dalam pertemuam Kordinasi dan evaluasi di salah satu Hotel Serang.

Pantawan di lokasi pria itu secara terang-terangan menyebut peserta tidak kompeten, bahkan melontarkan kata ‘goblok’ berulang kali di hadapan forum resmi.

BACA JUGA :  Insentif Pemungutan Pajak di Bapenda Kab Serang Rp34 Miliar, Dianggarkan Tanpa Perbup Teknis

Diketahui, Insiden terjadi saat ia mempertanyakan pemahaman peserta terhadap Petunjuk Teknis (Juknis).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II Badan Gizi Nasional (BGN), Brigjen TNI Albertus Dony Dewantoro, mengatakan, para peserta Sppg tidak membaca data dan tidak profesional dalam menjalankan tugas.

“Kamu biasa kaya gini kelakuannya, sudah ditampilin begini datanya, nggak bisa baca? Kalau mending dapur kalian bagus, kalau mending kamu bisa baca juknis. Datanya goblok semua kalian! Mohon maaf saya kasar, tapi emang goblok! Kalau orang pinter, baca! Malas lihat data, tidak ada yang bisa menjelaskan ke saya bagaimana juknis yang ada,” ujar Brigjen TNI Albertus Dony, dengan nada tinggi, Selasa (21/4/2026)

BACA JUGA :  Diskominfosatik Kabupaten Serang Alokasikan Ratusan Juta untuk Biaya Sewa Aset Tak Berwujud

Penulis

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : Totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Mahasiswa UI Dorong Panglimaja Jadi Senjata Warga Tegalmaja Lawan Pengangguran
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Minggu, 6 September 2026 - 16:09

Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page