Distribusi Sampah dari Tangsel ke TPA Cilowong Bakal Dikawal TNI dan Polisi Militer

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komandan Korem (Danrem) 052/Wijayakrama, Brigjen TNI Faisal Rizal saat memberikan keterangan pers. (Dok)

Komandan Korem (Danrem) 052/Wijayakrama, Brigjen TNI Faisal Rizal saat memberikan keterangan pers. (Dok)

TOTALBANTEN.COM, TANGSEL – Polemik macetnya distribusi sampah dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ke TPA Cilowong, Kota Serang, akhirnya memasuki babak baru. Aparat TNI dan Polri kini resmi disiagakan untuk mengawal iring-iringan truk sampah, menyusul adanya resistensi dari warga sekitar TPA yang sempat menghambat proses pembuangan.

Kondisi darurat sampah di Tangsel yang sudah berlangsung berminggu-minggu memaksa otoritas keamanan untuk turun tangan. Sebanyak 27 truk milik Pemkot Tangsel yang sudah menggunung kini tak lagi dibiarkan berjalan sendiri menuju Kota Serang.

BACA JUGA :  Sekwan DPRD Cilegon Bungkam Soal Dugaan Korupsi Reses Rp2,8 Miliar

Komandan Korem (Danrem) 052/Wijayakrama, Brigjen TNI Faisal Rizal, mengakui adanya ganjalan di lapangan yang membuat penanganan sampah di Tangsel jalan di tempat. Meskipun secara administratif sudah ada kerja sama antar-Pemerintah Kota (Tangsel dan Serang), namun kenyataan di akar rumput berkata lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ya, nanti kita akan ada pengawalan. Selama ini terkendala saat ke Cilowong karena ada resistensi dari masyarakat,” tegas Brigjen Faisal usai memimpin aksi bersih lingkungan di Serpong, Sabtu (31/1/2026).

BACA JUGA :  1.515 Warga Baduy Jalan Kaki Puluhan Kilometer, Serahkan Hasil Bumi dalam Seba 2026

Editor : Imam Maulana

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page