Menenun Harapan di Sisa Usia: Kisah Sohari, 34 Tahun Mengabdi yang Berujung Status ‘Paruh Waktu’

Selasa, 30 Desember 2025 - 21:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kisah Inspiratif Pengabdian Sohari Berusia 57 Tahun,Tak Kenal Lelah Dalam Mengabdi Untuk Negara

Kisah Inspiratif Pengabdian Sohari Berusia 57 Tahun,Tak Kenal Lelah Dalam Mengabdi Untuk Negara

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Di sebuah sudut Bojonegara, waktu seolah berjalan lambat bagi Sohari. Pria kelahiran 15 Februari 1969 ini adalah potret hidup dari sebuah kesetiaan yang luar biasa atau mungkin, sebuah ketabahan yang dipaksa oleh keadaan.

Selama lebih dari tiga dekade, Bojonegara menjadi saksi bisu jejak langkahnya. Sohari bukan sekadar bekerja; ia mengabdi. Perjalanannya dimulai pada tahun 1991, saat ia pertama kali menginjakkan kaki untuk membantu kegiatan di UPT Bojonegara.

BACA JUGA :  Menata Marwah Birokrasi Kabupaten Serang melalui 6.057 PPPK Paruh Waktu

Tiga puluh empat tahun lalu, ‘gaji’ bukanlah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang ia terima. Dengan upah hanya Rp25.000 per bulan, Sohari tetap tegak berdiri. Baginya saat itu, mengabdi pada negara adalah kehormatan, meski dapur rumahnya harus berjuang ekstra keras untuk tetap mengepul.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sohari adalah anomali di tengah dunia yang semakin transaksional. Saat upahnya naik menjadi Rp50.000 pada tahun 1993, ia menerimanya dengan senyum syukur yang tulus. Bertahun-tahun ia lalui, hingga angka itu perlahan merangkak naik ke angka ratusan ribu rupiah.

BACA JUGA :  Menata Marwah Birokrasi Kabupaten Serang melalui 6.057 PPPK Paruh Waktu

Ia tak pernah tinggal diam. Berkali-kali peluang tes CPNS datang, berkali-kali pula ia mencoba peruntungan. Namun, takdir nampaknya senang menguji kesabaran Sohari. Pintu menjadi abdi negara dengan status Pegawai Negeri Sipil tak pernah terbuka untuknya.

Penulis

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“Kami Seperti Dicekik” Nelayan Pesisir Banten Kritik Reklamasi Bojonegara, Minta Negara Hadir
Gubernur Banten Hindari Pertanyaan soal Anggaran Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar
72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang
Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen
Forum Anak Sampaikan Lima Tuntutan, Pemprov Banten Janji Wujudkan Aspirasi Forum Anak.
Abuya Muhtadi Pimpin Deklarasi Tolak LGBT di Pandeglang, Desak Pemkab Terbitkan Aturan Khusus
Soroti Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar di Banten, Pengamat; Jangan Jadi Ruang Akomodasi Kepentingan Politik
TPT Kabupaten Serang Tetap Tinggi Meski Turun 0,2 Persen

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:19

“Kami Seperti Dicekik” Nelayan Pesisir Banten Kritik Reklamasi Bojonegara, Minta Negara Hadir

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:33

Gubernur Banten Hindari Pertanyaan soal Anggaran Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:57

72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:27

Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:02

Forum Anak Sampaikan Lima Tuntutan, Pemprov Banten Janji Wujudkan Aspirasi Forum Anak.

Berita Terbaru