TOTALBANTEN.COM, TANGERANG – Perubahan perilaku dalam mengelola sampah tidak selalu membutuhkan program besar. Kebiasaan memilah sampah, mengurangi penggunaan plastik, hingga mengolah sisa makanan menjadi kompos dapat dimulai dari rumah. Namun, kebiasaan sederhana itu membutuhkan konsistensi agar tidak berhenti sebagai imbauan.
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mendorong kader PKK mengambil peran lebih aktif dalam membangun kebiasaan tersebut.
Melalui gerakan Aku Hatinya PKK, ia mengajak keluarga tidak hanya memanfaatkan pekarangan untuk menanam tanaman pangan, tetapi juga menjadikannya bagian dari upaya mengurangi persoalan sampah rumah tangga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita juga perlu memulai pengelolaan sampah dari hal yang paling sederhana, dari rumah kita sendiri,” kata Tinawati saat kunjungan kerja TP PKK Provinsi Banten di Aula Kantor Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Senin (26/10/2026).
Menurut Tinawati, persoalan sampah berkaitan erat dengan kebiasaan sehari-hari masyarakat. Karena itu, pengelolaannya perlu dimulai dari lingkungan keluarga melalui pemilahan sampah organik, nonorganik, dan bahan berbahaya dan beracun (B3). Sampah organik dapat diolah menjadi kompos, sementara penggunaan plastik perlu dikurangi.
Editor : Engkos Kosasih
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya