Pemanfaatan media sosial, lanjut Tinawati, juga perlu dilakukan secara bijak untuk menyebarkan praktik baik. Dengan cara itu, pengetahuan mengenai pengelolaan sampah dan pemanfaatan pekarangan dapat menjangkau lebih banyak keluarga.
Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang Rismawati Maesyal Rasyid menyambut baik pelatihan tersebut. Ia berharap kegiatan itu mendorong keluarga mengurangi produksi sampah sekaligus membuka peluang manfaat ekonomi bagi kader PKK dan masyarakat.
“Mengurangi produksi sampah dari keluarga serta bisa memberi manfaat lebih kepada para kader PKK dan ibu-ibu,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Banten Gunawan Rusminto mengatakan, pemerintah provinsi berkomitmen memfasilitasi gerakan pemberdayaan masyarakat berbasis keluarga yang dipelopori PKK.
Menurut dia, pemanfaatan pekarangan dan pengolahan sampah dapur menjadi produk bernilai ekonomi memerlukan sinergi lintas sektor. Dukungan tersebut diperlukan agar kegiatan tidak berhenti pada pelatihan atau agenda seremonial, melainkan berkembang menjadi praktik yang diterapkan secara berkelanjutan.
Editor : Engkos Kosasih
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya