TOTALBANTEN.COM, SERANG – Kebakaran hutan di Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, Banten, menghanguskan sekitar 0,5 hektare lahan di kawasan hutan Perum Perhutani, Senin (26/10/2026) malam.
Titik kebakaran di Petak 44 Leuweung Kolot, perbatasan Desa Ciwarna dan Desa Cikedung, berjarak sekitar 300 meter dari kawasan Cagar Alam Gunung Tukung Gede.
Kedekatan lokasi kebakaran dengan kawasan konservasi tersebut membuat upaya pemadaman dan pendinginan menjadi penting untuk mencegah api meluas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hingga Senin malam, api dilaporkan berhasil dikendalikan oleh tim gabungan yang terdiri atas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat, Polsek Mancak, Koramil Mancak, BPBD Kabupaten Serang, Perum Perhutani, dan masyarakat setempat.
Meski api telah dikendalikan, petugas masih perlu memastikan bara yang tersisa benar-benar padam. Proses pendinginan dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api, terutama karena kondisi medan yang sulit dan keterbatasan sumber air di sekitar lokasi.
Warga setempat, Ipul, mengatakan, tanda-tanda kebakaran pertama kali terlihat sekitar pukul 17.00 WIB ketika asap mengepul dari arah gunung. Dua jam kemudian, api terlihat semakin membesar sehingga warga berupaya membantu proses pemadaman.
“Awalnya warga melihat asap dari arah gunung sekitar pukul 17.00 WIB. Menjelang pukul 19.00 WIB, api terlihat semakin membesar sehingga warga berupaya membantu melakukan pemadaman,” kata Ipul.
Warga menggunakan peralatan sederhana, seperti kepyokan dan batang kayu, untuk membatasi penyebaran api. Upaya tersebut terkendala medan yang sulit dijangkau serta jauhnya sumber air dari titik kebakaran.
Sekitar pukul 20.30 WIB, tim gabungan berkumpul sebelum bergerak menuju lokasi. Petugas dan warga kemudian melakukan pemadaman secara manual pada area yang terbakar.
Selain kondisi medan dan keterbatasan air, angin turut menjadi kendala dalam penanganan kebakaran. Kondisi tersebut meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan api kembali menyala dan merambat ke area di sekitarnya.
Berdasarkan laporan sementara, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai setengah hektare. Kebakaran dikategorikan sebagai kebakaran permukaan yang mengenai vegetasi di area yang diduga berupa lahan perkebunan.
Petugas juga menyiapkan proses pendinginan menggunakan alat jetshooter untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa. Langkah tersebut diperlukan mengingat jarak titik kebakaran dengan batas terdekat Cagar Alam Gunung Tukung Gede diperkirakan hanya sekitar 300 meter.
Hingga berita ini disusun, penyebab kebakaran belum dipastikan. Aktivitas perkebunan yang menggunakan api menjadi salah satu dugaan awal, tetapi masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Belum ada keterangan mengenai adanya titik api yang memasuki kawasan Cagar Alam Gunung Tukung Gede. Fokus penanganan saat ini adalah memastikan seluruh bara padam dan mencegah kebakaran meluas ke kawasan konservasi tersebut.
Editor : Engkos Kosasih