Alasan Bedolan Pamarayan Serang 7 Tahun Mati Suri hingga Dihidupkan Kembali di Era Bupati Zakiyah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:49

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Bendungan baru Pamarayan, Kabupaten Serang (Dok)

Ia juga mengingatkan pengunjung agar menjaga kebersihan kawasan bendungan dan tidak meninggalkan sampah setelah kegiatan selesai.

“Kalau di awal kita masuk lingkungan Bendungan Pamarayan dengan bersih, maka setelah kegiatan ini juga kondisinya harus bersih. Kalau bawa sampah, sampahnya di keep lagi, jangan dibuang di sekitar bendungan,” tegasnya.

Ratu Rachmatuzakiyah turut mengapresiasi Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian (BBWS C3) yang telah mendengarkan aspirasi masyarakat dan panitia sehingga kegiatan dapat dilaksanakan dengan sejumlah penyesuaian.

Kepada warga yang mengikuti tradisi menangkap ikan, Bupati kembali mengingatkan bahwa keselamatan harus lebih diutamakan daripada hasil tangkapan.

“Di ujung ngabur ikan, tidak ada ikan yang berharga, yang berharga adalah keselamatan diri,” pesannya.

Selain menjadi ruang pelestarian tradisi, pelaksanaan Bedolan Pamarayan tahun ini juga diikuti pelaku UMKM yang berjualan di sekitar lokasi.

Kehadiran pedagang menjadi salah satu aspek yang disoroti pemerintah daerah dalam penyelenggaraan pesta rakyat tersebut.

“Alhamdulillah banyak pelaku UMKM di sini. Semoga ini dapat menggerakkan perekonomian, khususnya di wilayah desa,” kata Ratu Rachmatuzakiyah.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bedolan Pamarayan Kembali Bergelora di Era Bupati Zakiyah Setelah 7 Tahun Mati Suri, UMKM Ikut Bergerak!
Selat Sunda dan Duka yang Belum Berujung
Komunitas Info Bercanda Lawan Kepunahan Seni di Pandeglang
MTQ ke-55 Kabupaten Serang Dibuka, LPTQ Siapkan Bibit Baru Menuju Puncak Prestasi
Dinsos Banten Dorong KPM Berdaya dan Mandiri Lewat Program Pembinaan Lanjut
Syarifudin Salwani Kunjungi Pengungsi TPA Jatiwaringin, Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Sampah Menumpuk di Stadion Badak Pandeglang, Laskar Biru Turun Tangan, Warga Soroti DLH
Festival Anyer–Panarukan, Kabupaten Serang Hidupkan Kembali Jejak Sejarah yang Menyatukan Pulau Jawa

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:49

Alasan Bedolan Pamarayan Serang 7 Tahun Mati Suri hingga Dihidupkan Kembali di Era Bupati Zakiyah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:56

Bedolan Pamarayan Kembali Bergelora di Era Bupati Zakiyah Setelah 7 Tahun Mati Suri, UMKM Ikut Bergerak!

Kamis, 17 September 2026 - 22:52

Selat Sunda dan Duka yang Belum Berujung

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:11

Komunitas Info Bercanda Lawan Kepunahan Seni di Pandeglang

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:07

MTQ ke-55 Kabupaten Serang Dibuka, LPTQ Siapkan Bibit Baru Menuju Puncak Prestasi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

Exit mobile version