“Bukan orang sini aja, banyak dari daerah lain juga cari ikan di sini,” ucapnya.
Sebelum terlaksana pada 17 Oktober 2026, Festival Bedolan Pamarayan dijadwalkan berlangsung pada 10 Oktober 2026. Namun, pelaksanaan tersebut ditunda setelah mempertimbangkan sejumlah hal, termasuk kebutuhan air untuk irigasi dan aspek keselamatan di sekitar bendungan.
Penundaan itu memicu protes dari sejumlah warga yang telah berkumpul dan menantikan kegiatan tersebut. Setelah melalui komunikasi dan penyesuaian, festival akhirnya dijadwalkan ulang dan dilaksanakan pada Sabtu (17/10/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tadinya mau tanggal 10 cuma gajadi, akhirnya banyak yang demo kemarin, hasilnya baru sekarang terlaksana,” ungkap Muhemin.
Bagi masyarakat, kembalinya Bedolan Pamarayan juga membawa harapan agar tradisi tersebut dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang.
“Pokoknya mudah-mudahan tiap tahun selalu ada acara bedolan ini, jadi warga bisa ngambil ikan di sini,” pungkas Muhemin.
Sementara Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah membuka langsung Festival Bedolan Pamarayan 2026. Dalam sambutannya, ia mengingatkan masyarakat agar mengutamakan keselamatan selama kegiatan berlangsung, terutama karena kawasan bendungan dipadati pengunjung.
“Yang lebih penting adalah menjaga keselamatan jiwa, menjaga keselamatan diri. Saya lihat dari ujung bendungan sampai sini sudah sangat padat sekali. Kalau bawa anak-anak, tolong dijaga keluarganya masing-masing,” ujar Ratu Rachmatuzakiyah.
Editor : Engkos Kosasih
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya