Berdasarkan data yang disampaikannya, hingga 3 September 2026 sekitar 6,6 juta warga Banten telah mengikuti CKG atau sekitar 51 persen dari total penduduk Banten.
Namun, ia menilai angka partisipasi tersebut harus diikuti dengan sistem pelayanan lanjutan.
“Keberhasilan CKG tidak boleh berhenti pada jumlah warga yang diperiksa. Warga yang ditemukan memiliki masalah kesehatan harus mendapatkan tindak lanjut, pengobatan atau rujukan,” katanya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Muhibbin, CKG dapat menjadi pintu masuk untuk memperkuat pendekatan pencegahan dalam pelayanan kesehatan. Pemeriksaan massal, kata dia, harus dihubungkan dengan fasilitas kesehatan agar hasil pemeriksaan tidak berhenti sebagai data.
Editor : Engkos Kosasih
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya







