Karang Taruna Banten Jangan Cuma Jadi Penonton, Sekda Desak Pemuda Turun Tangan Atasi Masalah Sosial

Sabtu, 5 September 2026 - 02:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Banten Bersama Karang Taruna Banten dalam kegiatan Rakerda. Dok.(Totalbamten.com)

Sekda Banten Bersama Karang Taruna Banten dalam kegiatan Rakerda. Dok.(Totalbamten.com)

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Karang Taruna di Provinsi Banten diminta tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi harus turun langsung menangani berbagai persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi menegaskan, Karang Taruna memiliki posisi strategis sebagai bagian dari masyarakat yang dapat membantu pemerintah mempercepat penyelesaian persoalan sosial sekaligus mendukung pembangunan daerah.

BACA JUGA :  Pemprov Banten Buka Pendaftaran Calon Ketua BAZNAS hingga 22 September, Cek Syaratnya di Sini

Menurut Deden, peran tersebut penting agar keberadaan Karang Taruna tidak berhenti pada aktivitas organisasi dan kegiatan seremonial. Organisasi kepemudaan itu harus mampu menghasilkan kerja nyata yang dirasakan langsung masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Deden mengatakan, keterlibatan masyarakat merupakan salah satu unsur penting dalam konsep kolaborasi pentahelix yang didorong Pemerintah Provinsi Banten.

BACA JUGA :  Terungkap! Belanja Tenaga Ahli Pemprov Banten Rp55,47 Miliar Tersebar dalam 184 Paket di Semua OPD

“Saya merasakan ada kesamaan visi antara Karang Taruna dengan Pemprov Banten. Alhamdulillah, Rakerda ini mengambil tema ‘Dari Identitas Organisasi Menuju Produktivitas yang Berkualitas’ yang sejalan dengan semangat kita bersama,” kata Deden, Kamis (3/9/2026).

Ia menyebut Gubernur Banten Andra Soni telah menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan.

BACA JUGA :  APBD Banten Rp10,1 Triliun, Tapi Dokumen Rinciannya ‘Disembunyikan’ di JDIH?

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Jejak 5 Jurnalis Hilang Saat Liput GAK Masih Misterius
Lawan Kerawanan Pangan di Tanah Jawara, DKP Banten Gandeng PT Pos
Dugaan Pungli Pengadaan Kambing, Dinas Pertanian Pandeglang Sebut Pihak Ketiga dari Dewan
Erupsi Gunung Krakatau Bikin Warga Serang Terpapar ISPA, Dinkes: Angkanya Fluktuatif
7 SRU Dikerahkan, Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Masih Nihil
Kejari Serang Cabut Perwalian Anak Korban Kejahatan, Wali Pengganti Ditunjuk
Masih Nihil! Basarnas Banten Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang Saat Liput Erupsi GAK
5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Basarnas Kerahkan Tim Gabungan

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 19:55

Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Jejak 5 Jurnalis Hilang Saat Liput GAK Masih Misterius

Kamis, 10 September 2026 - 16:58

Lawan Kerawanan Pangan di Tanah Jawara, DKP Banten Gandeng PT Pos

Kamis, 10 September 2026 - 15:49

Dugaan Pungli Pengadaan Kambing, Dinas Pertanian Pandeglang Sebut Pihak Ketiga dari Dewan

Kamis, 10 September 2026 - 15:26

Erupsi Gunung Krakatau Bikin Warga Serang Terpapar ISPA, Dinkes: Angkanya Fluktuatif

Rabu, 9 September 2026 - 22:40

7 SRU Dikerahkan, Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Masih Nihil

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page