Dari Sampah Menjadi Bahan Bakar, Wamenko Pangan Tinjau RDF Berkapasitas Ribuan Ton di Indah Kiat Serang

Rabu, 2 September 2026 - 13:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamenkop Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurrafiq Kunjungi PT Indah Kiat Tbk, Kabupaten Serang (Ipung/totalbanten).

Wamenkop Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurrafiq Kunjungi PT Indah Kiat Tbk, Kabupaten Serang (Ipung/totalbanten).

Bagi Hanif, keberadaan mesin berkapasitas besar tidak akan menyelesaikan persoalan sampah apabila proses pemilahan tidak berjalan dari sumbernya. Karena itu, pengelolaan sampah harus melibatkan masyarakat.

“Langkah-langkah yang paling optimal tentu tidak tuntas di sini saja, harus turun ke masyarakat,” katanya.

Persoalan itu menjadi penting bagi Kabupaten Serang yang hingga kini belum memiliki TPA sampah. Hanif meminta industri pulp dan kertas ikut mendukung langkah pemerintah daerah, khususnya dalam memberikan edukasi mengenai pemilahan sampah.

“Kita telah minta pimpinan Pulp and Paper, Indah Kiat Pulp and Paper untuk kemudian mendukung langkah-langkah Bupati Serang dalam memberikan edukasi dan contoh-contoh konkret terkait dengan pilah sampah di Kabupaten Serang dan Kota Serang,” ujarnya.

Hanif berharap Kota Serang dan Kabupaten Serang dapat memanfaatkan fasilitas yang sudah tersedia untuk mempercepat penanganan sampah.

BACA JUGA :  Tambahan Anggaran Rp73 Miliar di DPUPR Kabupaten Serang Dialhikan

Ia juga melihat pemilahan sampah bukan semata-mata persoalan lingkungan. Sampah yang dipisahkan berdasarkan jenisnya dapat memiliki nilai ekonomi dan kembali masuk ke dalam rantai pemanfaatan.

“Kalau sudah sampah itu terpilah, maka ada energi yang kemudian bisa didayagunakan. Yaitu mungkin kertas bisa menjadi uang, plastik bisa menjadi uang,” kata Hanif.

Potensi pemanfaatan sampah tersebut juga berkaitan dengan kebutuhan industri kertas nasional. Hanif menyebut terdapat sekitar 113 perusahaan industri kertas di Indonesia dengan kebutuhan bahan baku mencapai sekitar 14 juta ton per tahun.

BACA JUGA :  Riwayat Pencemaran Sungai Ciujung: PT Cipta Paperia Berulang Kali Terseret Kasus Limbah

Dari kebutuhan tersebut, sekitar 7 juta ton disebut dapat dipenuhi melalui virgin pulp atau bahan baku dari hutan tanaman industri. Sementara sisanya berasal dari kertas bekas.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

7 SRU Dikerahkan, Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Masih Nihil
Kejari Serang Cabut Perwalian Anak Korban Kejahatan, Wali Pengganti Ditunjuk
Masih Nihil! Basarnas Banten Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang Saat Liput Erupsi GAK
5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Basarnas Kerahkan Tim Gabungan
Bikin Geger Warga Serang, Niat Buang Sampah Malah Temukan Mayat
Pemkab Serang Siapkan Pasokan 400 Ton Sampah untuk PSEL Kota Serang Tahun 2027
Dinkes Kabupaten Serang Salurkan Masker bagi Warga Terdampak Abu Vulkanik Krakatau
Tabrakan dengan Truk Boks di Depan KP3B, Pengendara Motor Meninggal di Lokasi
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:40

7 SRU Dikerahkan, Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Masih Nihil

Rabu, 9 September 2026 - 12:53

Kejari Serang Cabut Perwalian Anak Korban Kejahatan, Wali Pengganti Ditunjuk

Selasa, 8 September 2026 - 22:30

Masih Nihil! Basarnas Banten Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang Saat Liput Erupsi GAK

Selasa, 8 September 2026 - 22:00

5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Basarnas Kerahkan Tim Gabungan

Selasa, 8 September 2026 - 13:42

Bikin Geger Warga Serang, Niat Buang Sampah Malah Temukan Mayat

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page