Warga Kubang Puji Serang Dilanda Krisis Air, Waga Terpaksa Beli Hingga dapat Donasi dari Arab Saudi

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Krisis Air Desa Kubang Puji, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang (Ist/totalbanten).

Krisis Air Desa Kubang Puji, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang (Ist/totalbanten).

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Krisis air bersih melanda Desa Kubang Puji, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, Banten, selama lebih dari empat bulan.

Warga terpaksa menghemat penggunaan air untuk kebutuhan sehari-hari, bahkan harus membeli air tangki dan mengandalkan bantuan dari kerabat yang bekerja di Arab Saudi.

Kondisi tersebut dirasakan langsung masyarakat. Aktivitas rumah tangga seperti mandi, mencuci pakaian hingga memasak ikut terdampak akibat sulitnya mendapatkan air bersih.

Salah seorang warga Kubang Puji, Rifki Sukmawan, mengatakan kekeringan telah berlangsung sekitar tiga hingga empat bulan.

“Kurang lebih kita mengalami kekeringan sekitar tiga sampai empat bulan,” kata Rifki, Senin (31/8/2026).

Menurut Rifki, kelangkaan air bersih membuat warga harus mengubah kebiasaan sehari-hari. Penggunaan air benar-benar dibatasi agar persediaan yang ada bisa mencukupi kebutuhan keluarga.

BACA JUGA :  Tirta Al Bantani Serang Rancang Anak Perusahaan AMDK, Air untuk Rakyat atau Pasar?

“Kalau mandi yang tadinya tiga kali sehari, jadi sekali sehari. Terus nyuci baju yang tadinya pakai mesin cuci sekarang manual nyucinya. Terus buat masak juga kebanyakannya beli galon,” ujarnya.

Warga pun mencari jalan keluar dengan membeli air bersih menggunakan uang hasil swadaya. Namun, di tengah kondisi tersebut, bantuan justru datang dari Arab Saudi melalui seorang warga setempat yang bekerja di negara tersebut.

BACA JUGA :  Pelantikan Pejabat di Pemkab Serang Tarik Perhatian DPRD, Komisi I Beri Catatan Penting!

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Jejak 5 Jurnalis Hilang Saat Liput GAK Masih Misterius
Lawan Kerawanan Pangan di Tanah Jawara, DKP Banten Gandeng PT Pos
Erupsi Gunung Krakatau Bikin Warga Serang Terpapar ISPA, Dinkes: Angkanya Fluktuatif
7 SRU Dikerahkan, Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Masih Nihil
Kejari Serang Cabut Perwalian Anak Korban Kejahatan, Wali Pengganti Ditunjuk
Masih Nihil! Basarnas Banten Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang Saat Liput Erupsi GAK
5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Basarnas Kerahkan Tim Gabungan
Bikin Geger Warga Serang, Niat Buang Sampah Malah Temukan Mayat
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia.

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 19:55

Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Jejak 5 Jurnalis Hilang Saat Liput GAK Masih Misterius

Kamis, 10 September 2026 - 16:58

Lawan Kerawanan Pangan di Tanah Jawara, DKP Banten Gandeng PT Pos

Kamis, 10 September 2026 - 15:26

Erupsi Gunung Krakatau Bikin Warga Serang Terpapar ISPA, Dinkes: Angkanya Fluktuatif

Rabu, 9 September 2026 - 22:40

7 SRU Dikerahkan, Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Masih Nihil

Rabu, 9 September 2026 - 12:53

Kejari Serang Cabut Perwalian Anak Korban Kejahatan, Wali Pengganti Ditunjuk

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page