Warga Kubang Puji Serang Dilanda Krisis Air, Waga Terpaksa Beli Hingga dapat Donasi dari Arab Saudi

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Krisis Air Desa Kubang Puji, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang (Ist/totalbanten).

Krisis Air Desa Kubang Puji, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang (Ist/totalbanten).

Muhibbin memastikan distribusi air bersih tersebut akan dilanjutkan selama masyarakat masih membutuhkan.

“Insyaallah berkelanjutan dan Tidar juga selalu kirim terus satu tangki sekitar 8.000 liter dan hampir tiap hari kita kirim terus,” tegasnya.

Namun, persoalan kekeringan di Serang Utara dinilai tidak cukup diselesaikan hanya dengan distribusi air tangki. Dibutuhkan langkah jangka panjang untuk memastikan masyarakat memiliki akses terhadap sumber air yang berkelanjutan.

Muhibbin mengatakan pihaknya mendorong optimalisasi layanan PDAM serta pembukaan sumber-sumber air baku baru.

“Terkait masalah penanganan jangka panjang sudah kita upayakan. Salah satu di antaranya adalah bagaimana kemudian kita mengoptimalkan layanan PDAM, terus menciptakan sumber air baru atau membuka sumber-sumber air baku sehingga masalah-masalah kekeringan ini enggak terlalu terdampak bagi masyarakat,” tuturnya.

BACA JUGA :  Kabupaten Serang Dikepung Bencana Hidrometeorologi, 21.304 Jiwa Terdampak

Selain persoalan sumber air, normalisasi juga disebut menjadi salah satu langkah yang perlu didorong untuk mengatasi persoalan lingkungan dan ketersediaan air di wilayah tersebut.

Muhibbin menyebut normalisasi sejumlah wilayah menjadi kewenangan pemerintah pusat dan pembiayaannya berkaitan dengan APBN. Karena itu, pihaknya mengaku akan terus melakukan koordinasi untuk mendorong program tersebut.

BACA JUGA :  Nekat! 4 Wisatawan Jakarta Kehabisan Ongkos, Curi Kabel di Kramatwatu

“Karena normalisasi ini adalah kewenangannya APBN, kita selalu mendorong dan berkoordinasi baik di DPRD dan juga pihak terkait yang ada di Kabupaten Serang. Doanya saja, insyaallah semuanya bisa berjalan dan apa yang menjadi harapan masyarakat bisa terpenuhi semua,” pungkasnya.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Jejak 5 Jurnalis Hilang Saat Liput GAK Masih Misterius
Lawan Kerawanan Pangan di Tanah Jawara, DKP Banten Gandeng PT Pos
Erupsi Gunung Krakatau Bikin Warga Serang Terpapar ISPA, Dinkes: Angkanya Fluktuatif
7 SRU Dikerahkan, Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Masih Nihil
Kejari Serang Cabut Perwalian Anak Korban Kejahatan, Wali Pengganti Ditunjuk
Masih Nihil! Basarnas Banten Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang Saat Liput Erupsi GAK
5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Basarnas Kerahkan Tim Gabungan
Bikin Geger Warga Serang, Niat Buang Sampah Malah Temukan Mayat
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia.

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 19:55

Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Jejak 5 Jurnalis Hilang Saat Liput GAK Masih Misterius

Kamis, 10 September 2026 - 16:58

Lawan Kerawanan Pangan di Tanah Jawara, DKP Banten Gandeng PT Pos

Kamis, 10 September 2026 - 15:26

Erupsi Gunung Krakatau Bikin Warga Serang Terpapar ISPA, Dinkes: Angkanya Fluktuatif

Rabu, 9 September 2026 - 22:40

7 SRU Dikerahkan, Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Masih Nihil

Rabu, 9 September 2026 - 12:53

Kejari Serang Cabut Perwalian Anak Korban Kejahatan, Wali Pengganti Ditunjuk

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page