Ratu Tani Bahagia Jadi Alternatif Tekan Inflasi di Kabupaten Serang

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:23

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Panen Raya Bawang Merah, Ratu Tani Bahagia (dok;totalbanten).

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang terus menggenjot produksi bawang merah sebagai salah satu strategi menekan inflasi sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Upaya tersebut dilakukan melalui Program Ratu Tani Bahagia yang mendorong peningkatan produksi komoditas hortikultura.

Program tersebut mulai menunjukkan hasil dengan dilaksanakannya panen raya bawang merah di Kampung Pegandikan, Desa Pegandikan, Kecamatan Lebak Wangi, Senin (24/8/2026).

Panen raya ini merupakan bagian dari program bantuan benih yang bersumber dari APBD Kabupaten Serang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP). Pemerintah daerah berharap produksi bawang merah lokal dapat terus meningkat sehingga ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah bisa ditekan.

Kepala DKPP Kabupaten Serang Suhardjo mengatakan, bawang merah menjadi salah satu komoditas yang mendapat perhatian serius karena masuk dalam bahan pokok penting sekaligus menjadi salah satu komoditas penyumbang inflasi.

“Bawang merupakan salah satu dari sebelas bahan pokok penting dan penyumbang inflasi. Makanya kita mencoba untuk mengembangkan terus,” ujarnya.

Menurut Suhardjo, kebutuhan bawang merah masyarakat Kabupaten Serang tergolong tinggi. Berdasarkan perhitungan DKPP, kebutuhan bawang merah mencapai sekitar 5.100 ton per tahun atau sekitar 400 ton setiap bulan.

“Kalau kita hitung per minggunya itu habis 100 ton. Nah, kita itu kalau misalnya per harinya itu kurang lebih 15 ton itu dibutuhkan,” katanya.

Di tengah tingginya kebutuhan tersebut, produksi bawang merah Kabupaten Serang masih belum mampu memenuhi permintaan masyarakat.

Suhardjo menyebutkan, produksi bawang merah pada 2025 hanya mencapai sekitar 74 ton dari target 76 ton. Kondisi itu membuat hasil produksi lokal hanya mampu memenuhi kebutuhan dalam waktu singkat, sebelum kembali membutuhkan pasokan dari luar daerah.

Untuk mengejar ketertinggalan tersebut, Pemkab Serang pada 2026 mengembangkan tanaman bawang merah melalui APBD dengan luasan lahan mencapai 16,5 hektare.

Penulis

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM
Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang
Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati
RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien
Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi
Jalan Desa Jadi Prioritas, Pemkab Serang Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang Molor Dua Jam, Fraksi PDI-P Enggan Bacakan Pandangan Umum
Kecewa Audiensi Ditunda, Aktivis KNPI Sisir Ruangan Pimpinan DPRD Pandeglang
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:08

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:30

Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:18

Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:59

RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:00

Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

Exit mobile version