“Kami ingin mencetak generasi Banten yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, beriman, bertakwa, dan memiliki kepedulian sosial. Pendidikan karakter harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas akademik,” katanya.
Ananda menambahkan, keberhasilan mewujudkan lingkungan yang ramah anak tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah. Menurut dia, orang tua, sekolah, masyarakat, hingga dunia usaha memiliki tanggung jawab yang sama dalam memastikan hak-hak anak terpenuhi.
“Hari Anak Nasional harus menjadi momentum memperkuat kolaborasi seluruh pihak. Dengan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak, kita dapat melahirkan generasi Banten yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menjadi penerus pembangunan bangsa,” tutupnya. (ADV)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT