Membawa Secarik Lirik, Komjal Serang Menitipkan Harapan di Pendopo Bupati

Senin, 20 Juli 2026 - 18:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMJAL bersama Bupati setra para OPD Kabupaten Serang, Dok (Wan/Totalbanten.com)

KOMJAL bersama Bupati setra para OPD Kabupaten Serang, Dok (Wan/Totalbanten.com)

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Tidak ada denting gitar. Tidak ada pengeras suara. Tidak pula nyanyian yang biasanya menjadi identitas mereka. Hanya selembar kertas berisi lirik lagu yang digenggam erat saat sejumlah anggota Komunitas Musik Jalanan (Komjal) Kabupaten Serang melangkah memasuki Pendopo Bupati Serang, Senin (20/7/2026).

Bagi para musisi jalanan itu, kertas sederhana tersebut bukan sekadar rangkaian kata. Di dalamnya tersimpan perjalanan, harapan, sekaligus mimpi agar kreativitas yang selama ini tumbuh di jalanan mendapat ruang untuk berkembang.

Audiensi dengan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menjadi pertemuan yang telah lama mereka nantikan. Bukan untuk meminta panggung atau penghargaan, melainkan membuka ruang dialog antara komunitas kreatif dengan pemerintah daerah.

Ketua Komjal Pusat, Iyan, mengatakan lirik yang mereka bawa merupakan cara para musisi jalanan menyampaikan pandangan mereka terhadap perjalanan satu tahun kepemimpinan Bupati Serang.

Menurutnya, setiap orang memiliki cara berbeda dalam menyampaikan gagasan. Jika akademisi menulis melalui kajian, maka musisi memilih merangkainya menjadi lirik.

“Mudah-mudahan ini menjadi semangat untuk Ibu Bupati bersama teman-teman untuk terus membangun Serang dan memperhatikan anak-anak jalanan di Serang. Insyaallah ke depan bisa dibina lebih baik. Tidak semua orang bisa mencapai masa depan melalui jalur akademis. Kreativitas juga menjadi jalan yang kami tempuh,” ujar Iyan.

BACA JUGA :  Insentif Pemungut Pajak Rp34 Miliar; Bapenda Kab Serang Baru Susun Aturan Teknis

Lirik yang mereka tulis tidak dinyanyikan dalam audiensi. Secarik kertas itu justru menjadi simbol bahwa musik tidak selalu harus terdengar untuk dapat menyampaikan pesan.

Iyan menjelaskan, judul lagu yang mereka buat adalah “Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Serang”. Penyebutan nama Ratu Rachmatuzakiyah di dalam lirik, kata dia, bukan sekadar menjadi judul, melainkan bagian dari cerita yang menggambarkan berbagai program dan capaian pemerintah selama setahun terakhir.

“Kami tidak bisa menuangkannya dalam bentuk akademis. Kami menuangkannya lewat lagu. Itu cara kami melihat dan menceritakan perjalanan satu tahun kepemimpinan beliau,” ujarnya.

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyambut baik kedatangan Komjal. Ia mengungkapkan keinginan komunitas tersebut untuk bersilaturahmi sebenarnya sudah lama, namun baru dapat terwujud karena padatnya agenda pemerintahan.

BACA JUGA :  Hidup di Gubuk Reyot 20 Tahun, Warga Serang Bertahan di Tengah Bocor, Banjir, dan Janji Bantuan

“Sepertinya sudah lama mereka ingin bersilaturahmi dengan kami, tapi baru sempat teragendakan hari ini. Alhamdulillah hari ini kita bisa bertemu,” ujar Zakiyah.

Pertemuan itu pun menjadi awal dari rencana kolaborasi. Pemerintah Kabupaten Serang berencana melibatkan Komjal dalam sejumlah agenda daerah, seperti Festival Anyer–Panarukan dan rangkaian Hari Jadi Kabupaten Serang ke-500.

Bagi Komjal, audiensi tersebut bukan sekadar agenda seremonial. Di ruang pendopo itu, mereka menunjukkan bahwa karya dapat menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.

Penulis : Wawan Kurniawan

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page